Geger, Bos Taman Wisata Matahari Meninggal Terseret Arus Ciliwung

12.443 dibaca
Bos TWM Hari Darmawan ditemukan sudah meninggal dan dievakuasi oleh tim SAR dan SSBH Sabtu pagi 10 Maret 2018. BUANA INDONESIA NETWORK/Acep Mulyana

BUANAINDONESIA.CO.ID BOGOR- Masyarakat Bogor mendadak digegerkan dengan kabar meninggalnya Hari Darmawan, pemilik Taman Wisata Matahari (TWM) yang berlokasi di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Sabtu 10 Maret 2018. Bos TWM ini diduga meninggal setelah terseret arus Sungai Ciliwung.

Advertisement

Kapolsek Cisarua Kompol Ijang Yusuf, Camat Cisarua Bayu Rahmawanto, Pemdes Desa Jogjogan, Satuan Siaga Bencana dan Harkamtibmas (SSBH), serta manajer TWM yang dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut.

“Ya, benar. Sekarang saya dan jajaran Dirut TWM sedang berada di RSUD Ciawi,” kata Baskoro, manajer TWM sekaligus orang kepercayaan Hari Darmawan.

Ditanya lebih lanjut kronologis dan penyebab kematian almarhum, Baskoro belum bersedia mengungkapkannya.

“Maaf kami sedang berduka, nanti dikabari lebih lanjut,” ujarnya.

Demikian pula Kampolsek Cisarua Kompol Ijang Yusuf belum bersedia membeberkan kronologis kejadian.

“Saya sudah WA ke Polres Bogor,” singkatnya.

Informasi lain yang dihimpun, bos TWM sejak Jumat malam 9 Maret 2018 telah dikabarkan menghilang. Hingga pada Sabtu pagi tadi Hari Darmawan ditemukan masyarakat sudah tak bernyawa tergeletak di bibir Sungai Ciliwung, tepat di Jembatan Hankam, Desa Jogjogan yang berdekatan dengan Wisma Lokawiratama.

“Kami yang mendapat informasi langsung bergerak ke lokasi penemuan mayat dan mengevakuasinya,” ujar Ketua SSBH Cisarua-Megamendung, Dillah.