Gerakan Besar Di Hari Kesehatan Nasional Untuk Puskesmas Dengan Kinerja Terbaik

3.978 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID – GARUT – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 tingkat kecamatan yang dilaksanakan Rabu (6 November 2019) di Kecamatan Garut Kota Kabupaten Garut, panitia penyelenggara kegiatan menggelar berbagai perlombaan yang diikuti oleh karyawan Puskesmas Siliwangi, Puskesmas Pasundan, Puskesmas Guntur, para kader kesehatan serta kader posyandu se-Kecamatan Garut Kota yang dihadiri langsung oleh Bupati Garut H. Rudy Gunawan.

Ketua penyelenggara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 kecamatan Garut Kota H. Eddy, mengatakan, dalam memperingati HKN ke-55 ini panitia penggelar berbagai kegiatan lomba diantaranya, jalan santai, senam germas, penyuluhan kader tentang stanting, lomba tumpeng, pemeriksaan asam urat dan gula darah gratis, lomba makanan yang mengandung FE keloid dan juga lomba poster.

” Dalam semua rangkaian kegiatan ini hal yang terpenting adalah mendorong untuk penekanan stanting yang puncak kegiatannya akan dilaksanakan di tingkat Kabupaten pada tanggal 13 November 2019 dan upacaranya tanggal 18 November 2019 di lapanga setda” jelasnya.

Sementara itu menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Maskut, semua lomba dan kegiatan dalam rangka Hari Kesehatan Nasional ini bertujuan agar kinerja puskesmas menjadi lebih baik dan profesional dalam penanganan angka kematian ibu dan anak, penekanan Stanting dan pelaksanaan PISPK.

” Dan hal itu akan dilombakan ditingkat kabupaten nanti”, terangnya.

Imbuhnya, mudah-mudahan dengan kegiatan dihari besar kesehatan ini, selain menjadi ajang silaturahmi sesama karyawan, kader dan ASN puskesmas, juga menjadi momentum bagi pelayan kesehatan untuk mendongkrak suksesnya 3 hal diatas”, harapnya.

Dalam sambutannya Bupati Kabupaten Garut, H. Rudi Gunawan, mengatakan, di Hari Kesehatan Nasional ini adalah rencana besar yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat dan juga berhubungan dengan gerakan besar yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Garut dalam rangka masyarakat garut yang sehat lahir dan batin.

” Kita sekarang sudah ada visi baru bapak presiden bahwa puskesmas itu harus kosong tidak boleh ada pengunjung yang artinya seluruh masyarakatnya sehat, melalui gerakan promotif dan proventif ini merupakan gerakan besar beliau yang harus kita dukung bersama ” kata Bupati.

Dengan hal itu, Bupati berharap nanti di tahun 2020 akan ada gerakan besar terkait bagaimana cara penekanan stanting dan pelaksanaan Program Indonesia Sehat Pendekatan Keluarga (PIS-PK), dan Kabupaten Garut mudah-mudahan bisa menjadi pioner dalam promotif dan proventif untuk bisa menekan kuratif” pungkasnya.