Harga Bahan Baku Tanam Melonjak, Dede Hermawan Siap Rilis Pertanian SMART

15.266 dibaca
Kades Wangunharja, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat , H Dede Hermawan S.Ip

BUANAINDONESIA.CO.ID, LEMBANG – Petani mulai gusar ditengah melonjaknya harga pupuk dan pestisida. Jika hal ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin akan banyak petani yang collapse.

Kepala desa Wangunharja, kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Dede Hermawan mengatakan, untuk mengatasi hal itu, pihaknya berencana mulai merintis pertanian berprinsip SMART yang diharapkan bisa meringankan beban petani.

Advertisement

” Pertanian SMART bisa menjadi salah satu solusi ditengah kondisi yang sangat berat ini. Perlu inovasi baru dalam dunia pertanian kita, ” kata Dede yang juga seorang pegiat pertanian.

Lanjut Dede,  dirinya akan memulai memperkenalkan bio farming pada petani di desanya. Banyak referensi yang bisa mewujudkan biofarming ini.

” Diantaranya dengan biopestisida dan pertanian berbasis bio lainnya. Dengan ini petani akan bisa menekan cost produksinya, ” tambah pria kelahiran

Dede menyatakan dirinya siap memfasilitasi pihak – pihak yang mendukung gerakan ini.

” Kalau kita tidak bergerak cepat, kita akan semakin terpuruk. Menurut saya kenaikan harga bahan baku tanam sudah tidak masuk akal. InsyaAllah waktu dekat ini akan ada solusi, ” katanya.

Pertanian SMART sendiri singkatan dari Sederhana, Mudah, muRAh dan efekTif. Banyak hal yang bisa dilakukan dalam pertanian SMART ini. Petani bisa menggunakan teknik pertanian Organik, bioteknologi ataupun mix berbagai teknik pertanian. Dengan pertanian SMART petani juga bisa mulai beralih ke pertanian yang ramah lingkungan bahkan mandiri dengan tidak bergantung pada pupuk dan pestisida pabrikan.