Jokowi – Jusuf Kalla Mau Impor Beras, Patani dan Mahasiswa Turun Aksi

19.343 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDUNG- Posko Menangkan Pancasila dan Partai Rakyat Demokratik (PRD) melakukan aksi di depan Gedung Sate menolak impor beras yang dilakukan oleh pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla (JK), Senin, 12 Februari 2018.

Advertisement

Aksi dilakukan atas persoalan-persoalan yang terjadi di Jawa Barat mengenai tingginya tingkat kemiskinan petani.

“Tujuan aksi ini yaitu mendorong pemerintahan Jawa Barat untuk menolak impor beras yang akan dilakukan pemerintah Jokowi-JK,” ungkap Arham selaku ketua PRD.

Selanjutnya ia mengatakan kalau Jawa Barat merupakan salah satu tanah yang begitu subur, dan yang menyuplai kebutuhan dan rumah tangga yang ada di seluruh Indonesia.

“Jawa Barat tidak pernah ada yang namanya kekurangan beras,” tegasnya.

Sementara itu, aksi penolakan ini ikuti oleh sekitar 120 petani yang baru tergabung dari 3 kabupaten, yaitu petani dari Subang, Sumedang dan Cianjur. Sisanya merupakan mahasiswa dari kampus di Bandung dan Bogor.

Adapun pernyataan sikap dari mereka yaitu menolak kebijakan impor beras, mendesak Pemprov dan DPRD Jabar untuk bersikap tegas tolak impor beras, dan mendesak semua kandidat Pilgub Jabar untuk menolak impor beras dan punya program yang mengangkat kesejahteraan petani.

Sedangkan tuntutan mereka agar pemerintahan Jokowi harus menghentikan kebijakan liberalisasi ekonomi ugal-ugalan, turunkan harga kebutuhan dasar rakyat, energi, pangan, pendidikan dan kesehatan, dan terakhir mereka meminta pemerintahan Jokowi harus fokus untuk membangun kedaulatan pangan dan energi, serta memperkuat industrialosasi nasional, sebagai basis untuk mewujudkan kesejahteraan sosial.

Editor: NA