Hari Ini, 42 Kecamatan Se Kabupaten Garut Dilaksanakan Penyemprotan Desinfektan Cegah Virus Corona

24.208 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Mulai hari ini, Rabu 18 Maret 2020, Pemerintah Kabupaten Garut secara serentak melakukan penyemprotan Desinsfektan di 42 kecamatan se kabupaten Garut, sasaran yang dilakukan penyemprotan adalah fasilitas umum, tempat ibadah, perkantoran dan sekolah SD dan SMP.

Hal ini disampaikan Bupati Garut dalam apel kesiapsiagaan pencegahan penyebaran virus Covid – 19 yang dilaksanakan di lapangan Alun – alun Garut.

Advertisement

Bupati Garut mengatakan, ada 5012 gedung yang akan dilakukan penyemprotan desinsfektan yang dilakukan oleh 380 orang yang dilaksnakan secara swadaya oleh petugas PPL dan masyarakat.

” Kegiatan ini akan berlangsung selama 4 hari sejak hari ini ( Rabu ) sampai Sabtu depan dengan personil yang disiapkan 380 orang” kata Bupati Garut.

Selain itu sambung Bupati Rudy, seluruh kegiatan ini dibiayai oleh biaya gotong royong dan anggaran Biaya Tidak Terduga ( BTT ) yang nilainya hampir mencapai 3 Milyar.

” Biaya yang termahal dikeluarkan adalah pengadaan peralatan Rumah Sakit RS Dr Slamet yang mencapai Rp 2 Milyar, karena RSUD sebagai rumah sakit rujukan apabila ada ODP dan PDP dari beberapa kabupaten seperti Tasikmalaya, Pangandaran, Ciamis dan Banjar di rujuk ke RSUD Dr Slamet Garut” terang Rudy Gunawan.

Terkait ASN yang saat ini untuk bekerja di rumah masing – masing ucap Rudy, dilarang untuk berpergian ke luar kota tanpa ada izin dari pimpinan dan Bupati.

” Mereka bukan diliburkan, tapi untuk membawa pekerjaannya di rumah, apabila ketahuan ada yang berpergian apalagi liburan ke tempat wisata kita akan tidak sesuai PP No 53 Tahun 2011″ ancam Rudy Gunawan.

Terakhir Bupati kembali menegaskan, kami Forkopimda Garut akan berjalan sesuai intruksi dari Presiden RI, intruksi hanya satu pintu apa yang menjadi perintah Presiden RI.

” Kepada para ASN jangan mengambil sikap sendiri, jangan membuat aturan sendiri, kita patuh pada satu perintah yang dikeluarkan oleh Presiden RI” pungkasnya.