Hasil Tracing Dan Tracking Dua Kecamatan Ditemukan Satu Orang Reaktif

23.647 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – tim Gugus Tugas Covid – 19 kabupaten Garut menemukan satu kasus reaktif hasil Rapid Test yang dilaksanakan di dua kecamatan Selaawi dan Cisurupan Garut, hal ini disampaikan Jubir Informasi dan Koordinasi Covid – 19 Garut Ricky R Darajat dalam rilisannya, Sabtu 2 Mei 2020.

” Pada hari ini telah dilaksanakan tracing dan tracking di 2 lokasi, yaitu kecamatan Selaawi sebanyak 54 OTG dimana 1 orang diantaranya hasilnya REAKTIF (Laki-laki 44 tahun) kondisi sekarang sedang dalam tahap penjemputan untuk isolasi di fasilitas kesehatan yang ditunjuk Pemda Garut. Kemudian yang kedua tracing dan tracking dilaksanakan di kecamatan Cisurupan sebanyak 138 di rapid test dan hasilnya semuan dinyatakan Non Reaktif, dimana 27 diantaranya diambil swab untuk pemeriksaan PCR di Laboratorium rujukan di Bandung” terang Ricky.

Advertisement

Masih kata Ricky, berita duka kami sampaikan, 1 ODP meninggal hari ini (Laki-laki, 44 tahun Kecamatan Malangbong) dengan riwayat perjalanan dari Jakarta dan penyakit penyerta radang paru-paru kronis serta diduga peradangan di selaput otak.

” Jenazah ODP ini telah mendapatkan penanganan pemulasaraan sesuai protokol kesehatan / SOP Covid-19″ tuturnya.

Sementara untuk Update Hari ini kasus Covid – 19 di kabupaten Garut tanggal 2 Mei 2020 hingga pukul 18.00 sebanyak 3.201 kasus (OTG, ODP, PDP dan Konfirmasi +) , terdiri dari :

a) OTG : 731 orang, dimana 442 masih dalam tahap observasi dan 289 selesai masa observasi tanpa ada kasus kematian;

b) ODP : 2.407 kasus (128 kasus masih pemantauan, 13 dalam perawatan, dan 2.266 selesai pemantauan dimana 12 diantaranya meninggal);

c) PDP : 52 kasus (7 kasus sedang dalam perawatan dan 45 kasus selesai pengawasan dimana 11 diantaranya meninggal);

d) Konfirmasi + : 11 kasus terdiri 8 dalam perawatan di rumah sakit, 1 kasus isolasi mandiri di rumah menunggu hasil laboratorium, 1 kasus dinyatakan sembuh, dan 1 kasus meninggal.

Humas Gugus Tugas Covid-19 Kab. Garut