
BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Zaenal Mutakin, S.IP.,S.Kep, terpilih sebagai nahkoda baru Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) RS Guntur untuk masa bakti 2017-2022.
Dalam pelantikan yang digelar pada Jum’at 27 Oktober 2017 dan bertempat di aula RS Guntur ini, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PPNI Kabupaten Garut, Karnoto,S.Kep.,M.Si, melantik seluruh jajaran DPK PPNI RS Guntur,
Hadir disana Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, Kepala RS Guntur, Mayor CKM dr. Donny Ekurianto, S.An., M.Kes dan seluruh jajaran perawat yang ada di RS Guntur.
Dalam sambutannya, dr. Helmi menyampaikan bahwa PPNI merupakan suatu komponen yang menjadikan rumah sakit itu baik atau tidak baik. Lebih lanjut Helmi menyampaikan di mata masyarakat RS Guntur merupakan salah satu rumah sakit terbaik di Kabupaten Garut, dikarenakan pelayanan perawatnya cukup baik, dibandingkan dengan RSUD dr. Slamet.
” Organisasi profesi seperti PPNI harus bisa menjalin tali silaturahmi diantara sesama anggota, kalau tidak kapan lagi kita akan membangum organisasi PPNI yang bersahabat” tutur dr. Helmi.
Masih kata dia, Perawat merupakan profesi yang memiliki tingkat stres cukup tinggi,
“‘ Karena menyangkut nyawa manusia, maka dari itu saya meminta kepada seluruh perawat jangan tegang dalam menjalankan profesinya tapi harus dibawa rileks dan happy” tandasnya.
Pada kesempatan wawancara dengan awak media, ketua terpilih Zaenal mengatakan akan meningkatkan komitmen anggota baik internal maupun external lintas sektor dan lintas program demi kesejahteraan para perawat
” Melanjutkan serta akan mengoptimalkan program kerja dari kepengurusan yang lama, dan yang lebih penting akan berusaha supaya perawat yang ada di RS Guntur ini bisa terdata di Kabupaten Garut” tandasnya.











