HMI Tuntut Agar KPUD Garut Bekerja secara Maksimal

17.303 dibaca
Puluhan kader HMI Cabang Garut menggelar demonstrasi di Tugu Simpang Lima. Aksi ini untuk menyuarakan aspirasi dan mengawal berjalanya pesta demokrasi, Selasa, 20 Maret 2018. ( BUANA INDONESIA NETWORK / Fathan ).

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT-Puluhan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Garut, menggelar demonstrasi di Tugu Simpang Lima. Aksi ini diselenggarakan menjelang Pilkada Garut untuk menyuarakan aspirasi dan mengawal berjalanya pesta demokrasi, Selasa, 20 Maret 2018.

Advertisement

Aksi demontrasi yang diikuti sekitar 30 anggota HMI ini, dilanjutkan dengan audensi di ruang rapat gedung DPRD Kabupaten Garut, di Jalan Patriot. Tampak hadir Ketua Komisi A DPRD Garut Alit Suherman, beserta anggota Yayat Hidayat dan Asep Mulyana, perwakilan Dinas Kominfo Kabupaten Garut, sekretariat KPU Kabupaten Garut, dan puluhan kader HMI. Aksi yang berlangsung mendapat pengawalan ketat dari aparat Kepolisian Resor Garut.

Dalam audensinya, Kabid PTKP HMI Cabang Garut, Ginan Abdul Malik menyampaikan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panwaslu (Panitia Pengawas Pemilu) Kabupaten Garut memiliki peranan penting dalam terselenggaranya pemilu yang berkualitas, dan HMI akan terus konsisten mengawal penyelenggaraan Pilkada di Kabupaten Garut agar terselenggara pemilu yang berintegritas, jujur, dan adil.

“Kami akan konsisten dalam mengawal peyelenggaran pemilukada di Kabupaten Garut yang berintegritas, jujur dan berkeadilaan. Jangan sampai peyelenggaran proses pesta demokrasi ini hanya dinikmati oleh kaum elit saja, akan tetapi keterlibatan masyarakat mesti menjadi satu hal yang utama dan terus digelorakan,” ungkap Ginan.

Sedangkan menurut Imam Sanusy, ketua HMI Cabang Garut, menganggap belakangan ini telah terjadi kasus yang mencoreng nama baik lembaga institusi KPU dan Panwaslu Kabupaten Garut, sehingga mencederai nilai-nilai kepemiluan yang menyebabkan rasa kecewa yang sangat besar dari masyarakat terhadap kinerja penyelenggara pemilu tersebut.

“Maka oleh karena itu, kami dari HMI Cabang Garut menyatakan sikap dan akan terus berkonsolidasi untuk menyatakan sikap dan menuntut KPU Kabupaten Garut bertanggung jawab atas persoalan yang terjadi ditubuh KPU, dan bertanggung jawab meningkatkan kembali rasa kepercayaan masyarakat. Selain itu kepada pihak penyidik kepolisian agar segera mengusut tuntas secara komprehensif terkait permasalahan yang ada di KPU Garut,” tutur Imam.

HMI Cabang Garut mengancam akan kembali turun aksi dengan jumlah yang lebih besar dan melakukan audiensi sampai tuntutannya terpenuhi, yaitu bertemu dengan Ketua KPUD Kabupaten Garut, Hilwan Fanaqi.

Sementara Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Garut, Alit Suherman menegaskan, KPU sebagai penyelenggara pemilihan harus bekerja sungguh-sungguh dan optimal dalam seluruh proses pemilu, mulai dari pendataan para pemilih hingga meningkatkan partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya.

“Mewakili masyarakat Kabupaten Garut, saya berpesan kepada KPU agar bertindak secara profesional sesuai dengan fungsinya dan memastikan seluruh tahapan-tahapan berjalan dengan baik. KPU diharapkan berperan aktif meningkatkan partisipasi masyarakat untuk memilih, khususnya bagi para pemilih pemula,” kata Alit.

Dalam audiensi tersebut, pihak HMI bersikukuh agar Ketua KPU Garut, Hilwan Fanaqi, dihadirkan. Ketua Komisi A DPRD Garut saat audensi sempat menghubungi Ketua KPU, namun tidak aktif. Audensi akhirnya disepakati bahwa HMI akan kembali menggelar aksi pada tanggal 28 Maret 2018 mendatang, dengan catatan Ketua KPU Kabupaten Garut dihadirkan.

Editor : NA

G005