
BUANAJABAR.COM, BANDUNG – Wakil Presiden Republik Indonesia, M Jusuf Kalla ( JK ) memenuhi undangan ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat, Agung Suryamal untuk menghadiri Rapat Pimpinan Provinsi ke III Kadin Jabar.
Dalam kesempatan itu, Kalla menyoroti ketimpangan yang sangat ketara antara pengusaha kecil dan pengusaha besar.
” Jangan terus Indomart, Alfamart. Kalau di Indomart ,alfamart kan tidak ada produk tetangga, semua hasil produk industri besar. Tidak ada kue kue basah. Semua hasil industri besar, ” kata Kalla Selasa, 24 Januari 2017.
Selain itu Kalla juga menyebut bahwa pengusaha kecil selalu mendapat perlakuan tidak adil, terutama dalam pengajuan modal usaha dan pinjaman perbankan. Kalla meminta semua pihak bisa mengambil peran dalam menumbuhkembangkan pengusaha baru
” Di kita itu, pengusaha besar diberi bunga ( pinjaman perbankan ) kecil, pengusaha kecil diberi bunga besar. Bagaimana mau maju ?. Ini harus memjadi lebih fokus , Bagaimana membangkitkan pengusaha pribumi lagi. Kita tumbuhkan enterpreneur yang kuat. Semua memilih menjadi anggota DPR, DPRD ( ketimbang menjadi pengusaha), lebih cepat menghasilkan ( uang ). Habis kita. Habis enterpreneur kita, terkalahkan, ” kata Kalla
Sementara itu, Ketua umum Kadin Jabar, Agung Suryamal menyatakan kesepakatannya dengan pernyataan JK. Kata Agung, Kadin Jabar terus akan mendorong untuk melakukan lahirnya pengusaha – pengusaha baru.
” Kami sudah memiliki berbagai program yang kini masih berjalan untuk mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha baru. Salah satunya Perahu ( Pertumbuhan Wirausaha Baru ), ” Kata Agung











