BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Kejadian keracunan massal yang terjadi di Yayasan Miftahul Anwar kampung Lebak Leungsir RT 02 RW 04 desa Ciburuy kecamatan Bayongbong kabupaten Garut, Jumat 16 November 2018 dibenarkan oleh Kapolsek Bayongbong Ajun Komisaris Polisi ( AKP ) Dedi Rusnandi yang disampaikan kepada Buanaindonesia.
Kapolsek AKP Dedi Rusnandi menerangkan awal kronologi kejadian yang terjadi di pondok Pesantren Al Itihadiah / Miftahul Anwar berawal dari makanan yang di makan oleh para santri.
” Kami mendapat laporan adanya keracunan massal yang terjadi di Ponpres Al Itihadiah / Miftahul Anwar, dari hasil keterangan yang Kami dapat dilapangan kejadian itu akibat korban mengkonsumsi Nasi, Belado Kentang dan Bihun yang dimasak oleh salah seorang santri”, kata AKP Dedi Rusnandi.

Ditambahkan Dedi Kusnandi, tidak lama setelah mengkonsumsi makanan itu, beberapa santri mengalami mual – mual dan segera di bawa ke beberapa Puskesmas diantaranya Puskesmas Bayongbong, Cisurupan, Samarang dan ada yang dirujuk ke Rumah Sakit Umum Dr Slamet Garut.
” Dari laporan awal korban yang semula 22 santri, ternyata terus bertambah menjadi 34 Santri yang tercatat mengalami keracunan dengan rincian 14 Santriwan dan 20 Satriwati, dari sebagian korban sudah kembali ke ponpres dan sebagian lagi masih dirawat serta satu korban dirujuk ke RSU Dr Slamet Garut” terang AKP Dedi Rustandi










