Isra Mi’raj 1440 Menjadi Momentum Bagi Kabupaten Garut Menuju Garut Bertaqwa

17.906 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Bertempat di aula Pendopo kabupaten Garut, Kamis 4 April 2019, Pemerintah Kabupaten Garut mengelar peringatan Isra Mi’raj 1440 H degan tema ” Jadikan Peringatan Isra Mi’raj Muhamad SAW Sebagai Momentum Peningkatan dan Ketaqwaan Masyarakat Garut yang bermartabat, Aman dan Sejahtera ” dengan mengundang penceramah KH Endang Kusmana AR Pimpinan Pondok Pesantren Bani Syaibah Ujung Berung Bandung, dengan dihadiri Wakil Bupati Garut H Helmi Budiman, Dandim 0611 Letkol Inf Asyraf Aziz, Plt Pengadilan Negeri Garut Hasanudin, Kapolsek Garut Kota Kompol Uus Susilo mewakili Kapolres Garut, para Kepala SKPD beserta jajaran, serta ibu – ibu maj’lis Taklim kabupaten Garut.

Dalam Sambutannya Wakil Bupati Garut menyampaikan, peringatan Isra Mi’raj kali ini sekaligus Hari Jadi Garut yang ke 206, peristiwa Isra Mi’raj memberikan beberapa pelajaran bagi kita.

Advertisement

” Diantaranya ada dua hal penting yang bisa kita petik hikmahnya, yang pertama risalah Sholat Lima Waktu, Sholat merupakan satu ibadah yang memiliki dimensi vertikal dengan Allah SWT juga memiliki dimensi horizontal yakni memiliki efek personal dan sosial menghindari diri kita dari perbuatan keji dan munkar” kata Wabup Helmi Budiman.

Masih dikatakan Helmi, ketika turun kembali Rasulullah SAW kebumi, beliau melakukan tranformasi spritual, personal dan sosial. Atas dasar itu momentum ini dirinya ingin menyampaikan pesan semoga kita dapat meneladani setiap pikiran, ucapan dan tindakan Nabi Muhammad SAW , sehingga mampu menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan secara bijaksana”, pesan Helmi Budiman.

Helmi juga mengajak kepada segenap warga Garur baik unsur Ulama, masyarakat maupun pimpinan daerah untuk bersinergi mengedeoankan Akhlaqul Karimah dalam mengisi proses pembangunan Guna terealisasinya visi misi kabupaten Garut menuju bertaqwa, Maju dan Sejahtera.

” Semoga Allah SWT senentiasa membimbing dan meridhoi setiap upaya serta langkah kita dalam membangun masyarakat, baik material maupun spiritual di usia kabupaten Garut yang ke 206 ini”, harap Helmi.