Jalin Silaturahmi Bersama Ulama, Pangdam Dan Kapolda Jabar Hadir Di Tasikmalaya

5.025 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, TASIKMALAYA – Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono dan  Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Drs.Rudy Sufahriadi, disambut Bupati Tasikmalaya H. Ade Suguanto S. IP dengan diringi sholawat oleh ribuan santri dan ulama se Jawa Barat,  Selasa 25 Juni 2019 di Gedung Islamic Centre Kabupaten Tasikmalaya, penyambutan Pangdam III / Siliwangi dan Kapolda Jabar ini dalam rangkaian acara Silaturahmi bersama tokoh – tokoh agama se – Jawa Barat.

Alunan musik rebana yang di iringi dari anggota Brigift 13 Galuh Kostrad,  Kodim 0612 Tasikmalaya,  Polres Tasikmalaya dan Anggota TNI AU Wiriadinata Tasikmalaya yang dipandu oleh para santri dari Ponpes Darussalan Rajapolah,  membuat suasana semakin hikmad dan terasa sekali nuansa Islami yang membuat para undangan terkagum kagum usai menyaksikan kelompok rebana yang dilantunkan oleh pasukan gabungan dari TNI/Polri dan santri.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Drs.Rudy Sufahriadi dalam sambutannya mengatakan,  sebagai seorang anak prajurit TNI Cimahi Bandung,  dirinya memohon doa restu dari para ulama di Jawa Barat dimana yang bersangkutan baru menjabat Kapolda Jabar dua bulan ini.

” Saya mohon doa restu dari ulama agar saya selalu tetap amanah dalam menjakankan tugas sebagai Kapolda Jabar, ” ungkap Kapolda.

Kapolda pun menghimbau kepada masyarakat Jawa Barat untuk kembali lagi beraktifitas seperti biasa dan tetap menjalin silaturhami dengan sesama ummat manusia. Serta sama sama menjaga Jawa Barat Aman,  damai dan tertib.

” Kita lupakan susana politik yang baru selesai,  kita sekarang jalin kembali persatuan ukhuwah Islamiyah.  Kita lupakan perbedaan kita bangun kembali Jawa Barat. Karena semua ini sudah takdir Alloh,  siapapun pemimpinnya harus amanah, ” ujarnya. Bahkan Kapolda menghimbau kepada Masyarakat Jawa Barat untuk tidak berangkat ke Jakarta karena situasi politik Indonesia kini sudah dinamis.

Sementara Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono dalam keterangannya kepada wartawan mengajak kepada warga Jawa Barat untuk kembali bersatu membangun Jawa Barat.

” Kita lupakan perbedaan kuta saat suasana politik yang baru lalu.  Sekarang kita kembali bersatu, jalin silaturhami dan perkuat ukhuwah Islamiyah kita, “pungkas Pangdam.

Ketua MUI Jabar Rahmat Syafi’i, dalam pidatonya menyampaikan poin-poin penting untuk para ulama dan santri.

” Diharapkan para ulama dan santri semuanya dapat meningkatkan komunikasi yang baik menjaga silaturahmi, dan semoga menjadi contoh yang baik untuk masyarakat. Mari kita menjaga persatuan bangsa, artinya supaya masyarakat tidak terprovokasi oleh hal-hal yang tidak benar,” ujar ketua MUI Jabar.