BUANAINDONESIA.CO.ID, SUMEDANG – Pengrajin panganan tradisional opak ketan menjelang perayaan Lebaran 1440 H kebajiran permintaan dari konsumen, panganan yang dibuat dengan bahan baku beras ketan ini bagi warga Kabupaten Sumedang merupakan menu wajib dihidangkan untuk para tamu yang berkunjung dalam perayaan hari hari besar atau hajatan.
Namun sayang sekarang sangat sulit mencari pengrajin opak ketan, hanya beberapa gelintir saja yang masih bertahan memproduksi opak ketan salah satunya Elin kampung Dusun Pangauban Desa Margamekar kabupaten Sumedang bersama dengan para tetangga masih mempertahankan tradisi membuat opak ketan.
” Membuat opak ketan bagi kami itu tradisi turun temurun, namun sekarang yang masih bisa membuat bisa dihitung jari kalau dulu banyak apalagi bahan baku utama opak ketan berupa beras ketan sangat mahal makin sedikit yang masih membuat opak.” Papar Elis.
Lanjut Elin Minggu 2 Juni 2019 untuk harga jual opak ketan ini kami jual per keping namun biasanya dikemas per 100 keping dengan harga Rp.40.000 rupiah.
” Syukur alhamdulilah menjelang perayaan lebaran permintaan opak ketan sangat tinggi sehingga dapat membantu ekonomi keluarga, walaupun tidak menghasilkan keuntungan besar kami tetap bertahan memproduksi opak ketan untuk mempertahankan tradisi yang sudah turun temurun” Ucapnya.










