Kasus positif Covid-19 Di Bandung Terus Bertambah. DKPP Terpaksa Harus Batasi Kegiatannya

1.139 dibaca
Kepala DKPP Kota Bandung Gin Gin Ginanjar saat meninjau kegiatan pertanian di kota Bandung.

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDUNG –  Lonjakan jumlah warga kota Bandung yang terkonfirmasi positif Covid-19 berimbas pada kegiatan- kegiatan dinas di lingkungan Pemerintah Kota Bandung. Hal ini tidak terkecuali terjadi juga di Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian ( DKPP) Kota Bandung. Banyak dari kegiatan DKPP yang dibatasi bahkan beberapa dari kegiatan tersebut terpaksa tertunda pelaksanaannya.

Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengatakan, agar kegiatan tetap berjalan pihaknya telah melakukan langkah –langkah antisipasi untuk menekan penyebaran Covid-19 lingkungan kerja DKPP.

Advertisement

“Di internal sendiri kita telah melaksanakan prokes ketat. Semua wajib mengenakan masker selama di kantor maupun diluar kantor.kita juga sementara tidak menerima tamu dan sangat dibatasi, penyemprotan disinfektan dilakukan setiap hari dan ada duta covid internal dari pegawai yang tugasnya mengingatkan prokes pada seluruh staf, “ kata Gin Gin, Minggu, 20 Juni 2021.

Gin Gin juga memaparkan saat ini bobot pekerjaan DKPP sangat padat. Kata dia, DKPP sesuai tugas pokoknya beberapa kegiatan yang mengharuskan tatap muka langsung dengan masyarakat. Pihaknya harus menyiasati agar kegiatan tetap berjalan dengan  mematuhi prokes ketat.

“ Karena dibidang pertanian itu harus nampak, terlihat langsung dan dipraktekan. serta lebih banyak membangun dan memberdayakan masyarakat khususnya untuk mau berbudidaya pangan pertanian serta pemanfaatan hasil pertanian, “ kata Gin Gin .

Gin Gin menjelaskan  , Kegiatan utama DKPP adalah mengunjungi warga atau kelompok kebun ( Pokbun ). Ini harus disesuaikan dengan kondisi setempat dengan prokes sangat ketat dan efektivitas kegiatan. Beberapa kegiatan yang dinilai rentan akan penyebaran Covid -19 pun terpaksa harus ditunda.

“ Beberapa kegiatan yang harus bertemu langsung seperti penyuluhan, pelatihan buruan sae, pelatihan olahan dan pelatihan pemotongan halal hewan qurban sudah dibatasi dan beberapa ditunda dengan melihat kondisi, “ jelas Gin Gin.

Sesuai ketentuan pemerintah, saat ini DKPP Kota Bandung telah menerapkan WFH ( Work From Home )

“ 50% WFH tetapi apabila diperlukan yang WFH juga diharuskan datang ke kantor karena hal-hal yang perlu harus tatap muka.kita juga beruntung memiliki halaman luas dan asri untuk dijadikan tempat kegiatan pertemuan dikala pandemi seperti ini, “ ucap Gin Gin.