Kawasan Ekonomi Khusus Dianggap Tak Berdampak Bagi Perekonomian Masyarakat

5.888 dibaca
Robby salah seorang pemilik homestay di Tanjung Lesung Pandeglang

BUANAINDONESIA.CO.ID, PANDEGLANG – Hasil penelitian Tim Litbang Kementrian RI. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung Pandeglang dianggap masih belum berdampak kepada masyarakat sekitar, terutama pada pemilik homestay yang berada di sekitar kawasan wisata Tanjung Lesung.

Robby, salah satu pemilik homestay disana mengatakan, saat lakukan penelitiannya didesa tanjung jaya belum lama. Tidak sedikit, homestay yang berada diluar kawasan wisata seperti kampung Kalicaa, Karang Mempeuk, Cipanon dan Cikujang belum merasakan dampak KEK tersebut.

Advertisement

Demikian juga diakui Risno, juga salah satu pemilik homestay asal Cipanon. Risno membenarkan, KEK belum dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar kawasan pasalnya akibat kurangnya kunjungan wisata ke Barat kota Pandeglang juga sarana prasarana yang dimiliki didalam kawasan dianggap belum memuaskan.

” Padahal Pandeglang sendiri kaya akan obyek wisata seperti obyek wisata curug, pemandian air panas dan tempat-tempat sejarah lainnya berikut penginapan dan homestay. Padahal perhatian pemerintah, terus saja berjalan hingga saat ini, ” kata Risno

Risno menambahkan, ini akan berdampak selama para pengusaha didalam kawasan ekonomi khusus. Kata dia perekonomian masyarakat sekitar kawasan tidak akan berkembang.

” Ini butuh proses yang cukup lama.walau pemerintah saat ini terus-terusan melakukan langkah agar KEK dibanten maju dan berkembang, melalui proyek pembangunannya seperti pembangunan infrastruktur jalan, pembangunan stadiun mini, pembangunan kampung wisata Cikadu dan lainnya. Semoga dapat disadari oleh semua pihak, terutama pihak pengembang, pengusaha dan PT. Bahtera Banten Jaya (Pulau Liwungan) yang datang ke Banten.

” Menggali kembali potensi yang ada untuk dikelola dengan baik. dan jangan hanya bisa mengeruk keuntungannya saja sementara daya tarik yang dimiliki tidak pernah dikembangkan, ” pungkasnya