Kemendikbud Temukan Keluhan Sulitnya Pencairan Dana KIPKIP

15.334 dibaca

BUANAJABAR.COM, PANDEGLANG – Kartu Indonesia Pintar KIP, anggarannya setiap tahun kurang terserap, sehingga masih banyak anggaran yang kembali ke kas Negara, seperti Di Provinsi Banten, hal ini terungkap ketika dari Tiem Surpey dari Kementerian Pendidikan Turin langsung  ke lapangan.

Salah satungnya di Kecamatan Panimbang Kabupaten Pandeglang Banten, tiem perevikasi Dari Kemendikbud, dari nudang Lembaga  penjamin mutu pendidikan, LPMP Provinsi Banten, Dr Surjono. Kartu Indonesia Pintar KIP, adanya di Kemensos dan anggarannya juga yang menyediakan pihak Kemensos, sehingga kami dar Kemendikbud menerima laporan dari Kemensos,

Advertisement

“Ini minimnya inpormasi sehingga banyak penerima KIP yang tidak tahu cara mencairkan KIP, sehingga anggarannya banyak yang tidak terserap. padahal, KIP bisa di Cairkan dengan no Pin. Dan No Dapodik Siswa siswi yang berada di sekolah. maknya, kami dari kemndikbud melakulan surpay ke setiap kabupaten dan kecamatan, masalahnya apa, ungkapny

Masih kata Surjono, setiap orang tuanya mendapatkan Karti KIS maka anaknya wjon mendapatkan Krtu KIP, padahal anggarannya lumayan besar untuk biaya siswa siswi, yang masih sekolah, Tandasnya,

Kepla Unit teknis Pendidikan dan kebudayaan Kecamatan Panimbang, Halim, Kecamatan panimbang, sekitar 40 % sudah di cairkan oleh penerima Kartu KIP sendiri, dan di panimbang masih banyak masyarakat yang layak mendapatkan Kartu KIP, tidak mendapatkan, ” kadang kami semua usulkan kembali, tapi setiap di usulkan yang keluar hanya yang mendapatkan awal lagi aja, sehingga kami kebingungan, bahkan kadang ada kesulitan untuk mencairkan di BANK BRI sering di persulit, sehingga para kepala sekolah suka kebingungan ko pihak Bank sulit sekali dalam pengurusan atau mencairkan Dana Kartu KIP tersebut, ucapnya,

Hal yang sama di ungkapkan oleh Ketua  TKSK kecamatan Panimbang Rusyadi,

kartu tersebut sudah di bagikan ke semua penerima melalui Desa dengan Jumlah sekitar, KIP, 1700  kartu KIS, 17000 yang baru terserap 9647, orang sekecamatan, dan semua sudah di bagikan, tuturnya,