

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDUNG – Kereta Api Lodaya relasi Solo – Bandung dengan nomor gerbong K2 06514 gerbong nomor urut ketiga, anjlok 2 as pada Kamis, 22 Maret 2018. Sekitar pukul 14.12 WIB di KM 226+8/6 petak antara stasiun Bumiwaluya – Warung bandrek. Kereta Lodaya ini membawa total sembilan gerbong.
Akibat anjlok rel kereta ini, beberapa kereta tertahan sampai pukul 15.45 WIB. KA Kutojaya Selatan (Kutoarjo – Kiaracondong) tertahan di stasiun Cipendeuy dan KA Serayu (Pasar Senen – Kiaracondong – Purwokerto) tertahan di stasiun Cibatu. Diperkirakan jalur baru bisa dilalui kembali pukul 18.00 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Sebagai tindak lanjut, PT KAI kirim kereta penolong dan regu penolong serta alat berat ke lokasi.
“Penumpang KA 79 ( Lodaya) dilakukan overstapen (pengalihan angkutan dari kereta api ke bus), di stasiun Bumi Waluya disiapkan 6 bus yang akan meneruskan penumpang menuju bandung,” tutur Humas PT KAI, Agung Algazaly.
Agung menambahkan, penumpang KA Kutojaya Selatan yang tertahan di Cipendeuy dan penumpang kereta Serayu yang tertahan di Cibatu akan di berikan SR (servis recovery) berupa makanan ringan.
Editor : NA









