Keriangan Anak – Anak Ini Di Manasik Haji

34.330 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Sekitar seribu siswa Taman Kanak-Kanak se Kecamatan Banyuresmi mengikuti kegiatan peragaan manasik haji atau pengenalan rukun Islam Ke 5 yang diselenggarakan oleh IGTK Kecamatan Banyuresmi, di kawasan wisata Situ Bagendit, Rabu,7 Agustus 2018.

Advertisement

Selain orang tua siswa dan pengurus IGTK tampak hadir Ketua PGRI Banyuresmi, Kepala UPT Pendidikan, Penilik PAUD, Pengawas TK, Danramil, Kapolsek dan Camat Banyuresmi. Tampak hadir tamu kehormatan, anggota DPR RI Dapil Jabar XI Hj. Siti Mufattahah.

Ketua IGTK Kecamatan Banyuresmi, Nani Rochaeni, S,Pd mengungkapkan bahwa kegiatan peragaan manasik haji merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan oleh IGTK sebagai upaya pengenalan ibadah kepada anak sejak usia dini.

“Alhamdulillah, tahun 2018 kegiatan peragaan manasik haji bukan saja berjalan meriah dengan keikutsertaan siswa yang membludak, tetapi juga dihadiri langsung oleh anggota DPR RI Ibu Hj. Siti Mufattahah”, ujar Nani Rochaeni.

Sementara itu, anggota DPR RI Hj. Siti Mufattahah mengungkapkan bahwa dirinya sengaja hadir memenuhi undangan IGTK Kecamatan Banyuresmi karena disamping sebagai wakil rakyat yang mewakili Kabupaten Garut, Kab. Tasik dan Kota Tasik juga merupakan apresiasi dirinya terhadap pendidikan anak usia dini.

“Usia dini merupakan usia emas, dimana penting untuk dimanfaatkan dan dikelola agar anak mengalami pertumbuhan yang positip dalam kejiwaannya. Diperlukan pengalaman pembelajaran yang dapat menumbuhkan sikap-sikap dan kepribadian positip kepada anak, sehingga ketika dewasa menjadi anak yang berbudi luhur”, ujar Siti Mufattahah.

Lebih lanjut, Siti Mufattahah mengungkapkan dirinya memang ingin melihat-lihat situasi obyek wisata situ Bagendit.

“Potensinya luar biasa, perlu kesadaran para pelaku usaha yang bergantung pada kunjungan wisatawan di situ bagendit untuk secara sadar dan bersama-sama mengelola Situ Bagendit sebagai objek wisata yang menarik dikunjungi.

“Kalau hanya mengandalkan pemerintah daerah, tanpa dukungan para stakeholder tentunya potensi Bagendit akan jalan di tempat”, tegas Siti Mufattahah.