KKM Kabupaten Sumedang Gelar Workshop Penggunaan Aplikasi E Learning

12.274 dibaca

Para Dewan Guru MTS sedang mengikuti Workshop

BUANAINDONESIA.CO.ID,SUMEDANG-
Bertempat di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Sumedang, kelompok kerja madrasah (KKM) menggelar workshop penggunaan aplikasi e learning dalam menunjang pelaksanaan belajar mengajar di masa pandemi covid 19 Tingkat Madrasah Tsanawiyah Kabupaten Sumedang, kegiatan yang diikuti oleh seluruh madrasah Tsanawiyah se kabupaten Sumedang tersebut mengupas secara tuntas tentang penggunaan aplikasi e-learning yang telah diluncurkan oleh Kementerian Agama.

Advertisement

Tampil sebagai narasumber dalam kegiatan workshop tersebut Dadang M Arkan.M.Ag yang merupakan wakil kepala sekolah di Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Sumedang, secara gamblang Dadang mengupas secara tuntas tentang aplikasi e-learning, penggunaan aplikasi e-learning sendiri bukan hanya dapat dimanfaatkan untuk sarana pembelajaran secara daring saja namun didalamnya sudah mencakup berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan pendidikan termasuk sistem penilaian pada siswa.

DADANG M ARKAN,M,Ag mengatakan, tugas pokok saya sehari hari adalah sebagai guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Sumedang, namun saya beserta rekan rekan yang lain pernah mengikuti workshop serupa di Tingkat Kanwil Kemenag Provinsi Jawa barat, sehingga pada saat pemerintah membuat kebijakan tentang kegiatan belajar dari rumah, kami di madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Sumedang langsung mempergunakan aplikasi e-learning dalam pelaksanaan pembelajaran kepada seluruh siswa maupun daftar hadir , Ucapnya. Jum’at 6 November 2020.

” Saya tampil sebagai narasumber tentang penggunaan aplikasi e-learning dalam menunjang PBM dimasa covid hanya memenuhi tugas dari pimpinan, kebetulan saya dan beberapa orang rekan pernah mengikuti workshop di Tingkat Kanwil”

Lebih jauh Dadang menjelaskan, aplikasi e-learning memang sangat membantu dalam pelaksanaan pembelajaran dimasa pandemi seperti sekarang, beragam fitur sudah tersedia didalamnya yang sangat bermanfaat bagi siswa maupun bagi kami sebagai pengajar, maksud diadakannya workshop itu sendiri bukan langkah awal pengenalan bagi jenjang Madrasah Tsanawiyah, namun lebih mendalami dan memecahkan permasalahan secara bersama sama apabila ada kesulitan dalam mempergunakan aneka fitur pilihan yang tersedia di aplikasi e-learning .

” Workshop e-learning bukan langkah awal pengenalan aplikasi bagi jenjang Madrasah Tsanawiyah di kabupaten Sumedang, namun lebih tepatnya mengupas dan mencari solusi secara bersama apabila rekan pengajar mengalami kesulitan dalam menjalankan aneka fitur yang tersedia didalam aplikasi e-learning” Pungkasnya.