Korluh KB Kecamatan Angsana Kerjasama Dengan Relawan Rumah Zakat Sasar TK

10.693 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID.PANDEGLANG – Koordinator Penyuluh Keluarga Berencana (KB) Kecamatan Angsana yang dibawah naungan BKKBN kerjasama dengan Relawan Inspirasi Rumah Zakat, melaksanakan sosialisasi program KB, peran penting pemenuhan Gizi seimbang serta pencegahan kekerasan terhadap anak, kegiatan berlokasi di Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri Harapan Desa Angsana Kecamatan Angsana Kabupaten Pandeglang Banten. Selasa  22 Juli 2025.

Advertisement

Kegiatan langsung menyasar anak-anak di TK, serta para orang tua murid TK atau pengelola TK. Kegiatan bertujuan untuk bagaimana Peran penting gizi Seimbang bagi anak usia dini dan anti kekerasan terhadap anak, hadir dalam acara tersebut Relawan Inspirasi Rumah Zakat Agustiar S.Ag serta Bidkor Puskesmas Angsana. Bidan Arie Widyastuti S.Tr. Keb.

Nanang Mulyana M. S.Sos Selaku Korluh KB mengatakan, TK merupakan bagian dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang fokus pada anak usia 4-6 tahun, sementara program KB lebih berfokus pada keluarga.
Penyuluhan KB di lingkungan TK, hal ini tentunya dapat dilakukan melalui beberapa cara. Diantaranya Sosialisasi kepada Orang Tua Murid TK, Koordinator Penyuluh KB dapat mengadakan pertemuan atau penyuluhan yang ditujukan kepada murid TK PAUD dan orang tua murid TK untuk memberikan informasi mengenai program KB, kesehatan reproduksi, dan pentingnya keluarga berkualitas. Dengan Pemenuhan gizi seimbang buat anak di usia dini.

” Advokasi dan KIE kepada Pengelola TK: Kegiatan ini dapat berupa pendekatan kepada kepala sekolah atau pengelola TK untuk memberikan pemahaman tentang program KB dan bagaimana mereka dapat berkontribusi dalam mendukung keluarga yang sehat dengan pemenuhan gizi seimbang serta pencegahan kekerasan terhadap anak,” ungkapnya.

Lanjutnya, melalui kegiatan yang relevan dengan usia anak di TK (misalnya, program parenting atau edukasi kesehatan dasar bagi anak). Integrasi Program KB dalam Kegiatan PAUD yang Lebih Luas.

” Meskipun TK fokus pada anak, program KB dapat diintegrasikan dalam program PAUD secara keseluruhan. Ini bisa berarti melalui penyuluhan di Posyandu Balita atau BKB (Bina Keluarga Balita) yang mungkin juga dihadiri orang tua dari anak-anak TK, atau melalui kegiatan kemitraan dengan organisasi yang memiliki fokus pada keluarga dan anak usia dini. Seperti sekarang yang kita laksanakan kerjasama dengan Relawan Inspirasi rumah zakat
Tujuan utama adalah peran penting pemenuhan gizi seimbang, serta anti kekerasan terhadap anak,”

” Program KB adalah mengatur pertumbuhan penduduk, meningkatkan kesejahteraan keluarga, menurunkan angka kematian ibu dan anak, serta memenuhi permintaan masyarakat terhadap pelayanan KB dan kesehatan reproduksi berkualitas. Kemudian peran pentingnya pemenuhan gizi seimbang, adalah agar anak lepas dari gejala stunting, dan anti kekerasan terhadap anak, agar anak tumbuh sehat cerdas dan terlindungi hak haknya sebagai anak,” Jelas Nanang Mulyana.