
BUANAINDONESIA.CO.ID.PANDEGLANG – Balai Penyuluhan KKBPK Kecamatan Angsana menyelenggarakan Pelatihan Orientasi Tim Pendamping Keluarga 2024, kegiatan penyuluhan di laksanakan di gedung balai penyuluhan KKBPK Kecamatan Angsana. Hadir dalam acara Camat Angsana Bapak Acep Jumhani, S.Pd, MM sekaligus membuka acara, Kapolsek Angsana AKP. Eman Rahman dan Perwakilan dari BKKBN Provinsi Banten Aulia Rahman selaku Narasumber,
Selasa 23 April 2024
Penyuluhan tersebut di laksanakan dalam rangka menurunkan angka Stunting di Kabupaten Pandeglang hususnya wilayah Kecamatan Angsana, hal tersebut dilaksnakan sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres)nomor 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting serta Peraturan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Nomor 12 Tahun 2021 Tentang Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting Indonesia Tahun 2021-2024.
” Pelatihan Orientasi Tim Pendamping Keluarga ini di hadiri oleh 69 Peserta di bagi ke dalam 2 Kelas untuk hari pertama 40 peserta dan hari kedua 29 peserta terdiri dari unsur Kader KB, Kader PKK dan Bidan Desa, hal dilakukan agar mereka para petugas dapat melaksanakan tugasnya dengan baik setelah mengikuti Pelatihan Orientasi Tim Pendamping Keluarga, karena TPK merupakan ujung tombak dalam pelaksanaan Percepatan penurunan stunting di Kecamatan Angsana Khususnya dan dalam mendampingi Keluarga Resiko Stunting baik itu Colan Pengantin/CaPUS, Ibu Hamil, Ibu Pasca Salin dan Ibu yang memiliki Baduta dan Balita”, Ungkap Korluh KKBPK Kecamatan Angsana Nanang Mulyana S,Sos
Lanjut Nanang, dengan sistem SIDAK Stunting 2024 yaitu Seleksi, Dampingi dan Aksi sesuai dengan arahan Sekertaris BKKBN Provinsi Banten Bapak Yuda Ganda Putra, serta Camat Angsana Bapak Acep Jumhani, S.Pd. MM menyampaikan bahwa para TPK di harapkan kompak dan mampu menurunkan Angka Keluarga Resiko Stunting di Kecamatan Angsana sesuai dengan instruksi Bupati Pandeglang Hj. Irna Narulita, SE, MM agar kedepan Kecamatan Angsana Khususnya bebas dari Stunting.
” Kami pihak KKBPK kecamatan Angsana akan terus melakukan pengurangan resiko stunting, sesuai tadi intrukis pimpinan terutama akan terus menjalankan program pemerintah, tetapi dalam pengentasan dan penurunan angka stunting ini bukan tugas KKBPK saja tetapi butuh peran semua unsur di kecamatan Angsana, terutama perna masyarakat agar stunting di wilayah Angsana angkanya nol, butuh kesadaran masyarakat supayah terjaga pola hidup sehat,” tandasnya
Camat Kecamatan Angsana Acep Jumhani S.Pd MM, sangat mengapresiasi kegiatan yang di laksanakan oleh KKBPK Kecamatan Angsana, Stunting bukan saja tugas pemerintah tetapi tugas bersama, semua elemen masyarakat bergerak semua agar stunting di kecamatan Angsana nol, dengan adanya kegiatan orientasi dan pelatihan bagi para kader, PKK dan bidan desa terus semangat bergerak untuk mengentaskan dan menurunkan angka stunting di Kecamatan Angsana.
” Sayah selaku camat sangat mengapresiasi dengan kegiatan pelatihan kader, PKK dan para Bidan Desa, semoga setelah acara ini dilaksanakan mereka dapat lebih memahami tugas dan fungsi mereka, mari kita lakukan pengurangan resiko stunting, agar kecamatan Angsana bebas dari stunting,” pungkasnya








