MAN 1 Sumedang Tahun 2020 Bangkit

30.838 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, SUMEDANG – Setelah Tahun sebelumnya Madrasah Aliyah Negeri 1 Sumedang mengalami penurunan untuk lulusan yang masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN), untuk lulusan Tahun 2020 sekarang justru terjadi sebaliknya, Sebanyak 20 orang lulusan Madrasah Aliyah Negeri 1 Sumedang dipastikan sudah lolos masuk ke Perguruan Tinggi Negeri hal tersebut melalui jalur Seleksi Nasional Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan SPANPTKIN ( PMDK).

Wakil Kepala Sekolah Kesuswaan MAN 1. H Heru memaparkan, Kepastian masuknya para lulusan MAN I Sumedang di sejumlah Perguruan Tinggi Negeri tersebut, memang benar data sementara para lulusan yang berhasil masuk ke berbagai macam Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sudah mencapai 20 orang.

Advertisement

” Mereka masuk melalui jalur SNMPTN dan SPANPTKIN dan tersebar di berbagai macam Perguruan Tinggi diantaranya, Universitas Siliwangi, Universitas Pendidikan Indonesia , Universitas Islam Negeri, STT TELKOM dan yang lainnya” paparnya Minggu 19 April 2020.Lebih jauh Heru menjelaskan, Atas nama Akademisi kami mengucapkan selamat kepada para Alumni Madrasah Aliyah Negeri 1 Sumedang yang telah berhasil masuk ke Perguruan Tinggi pilihan masing masing, MAN 1 Sumedang pernah mencapai 35% dari lulusan yang lolos lewat jalur undangan baik SNMPTN maupun SPANPTKIN. Tentunya untuk mengejar pencapaian tersebut MAN 1 Sumedang ke depannya mentargetkan kenaikan minimal 20% tiap tahunnya untuk peserta didik yang lulus lewat jalur undangan.

” Keberhasilan para lulusan MAN 1 Sumedang masuk ke berbagai macam Perguruan Tinggi melalui jalur SNMPTN dan SPANPTKIN di Tahun 2020 ini, menjadi awal kebangkitan kembali Madrasah Aliyah Negeri 1 Sumedang dalam bidang Akademisi, walaupun sekarang sudah terlihat hasil dari perjuangan para pengajar tidak membuat kami merasa puas, hal ini menjadi pemicu semangat bagi seluruh warga MAN 1 Sumedang sehingga kedepan kami menargetkan peningkatan angka kelulusan yang masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sebesar 20% dari jumlah yang sekarang,” pungkasnya.