BANDUNG, BuanaJabar.com – Kementrian Keuangan Republik Indonesia bekerjasama dengan Kamar Dagang Dan Industri ( Kadin ) Jawa Barat melakukan sosialisasi Sukuk Tabungan Negara ST 001 . Sukuk merupakan instrumen pembiayaan dan investasi berbasis Syariah.
Dalam sambutannya Ketua Umum Kadin Jawa Barat, Agung Suryamal Sutisno mengatakan Sukuk Tabungan Negara ini adalah cara baru untuk berinvestasi yang aman. Di dalam prakteknya produk investasi ini secara tidak langsung membantu negara dalam pembiayaan pembangunan.
” Produk investasi sangat beragam. Adanya Sukuk ini mengakselerasi pembangunan. Saya cermati ya, ini sangat penting. Ini ( sukuk ) juga membantu mendorong pembangunan secepat mungkin. Kita bantu dan kita dorong. Kalau hal serupa sudah lama berjalan diluar negeri. Kadin berharap forum ini menjadi awal bagi pengusaha untuk menjadi bagian dari investasi ini, ” Kata Agung.
Sementara itu Saidu Solihin, Direktur Utama PT Danareksa Sekuritas mengatakan dalam launching ST 001 lalu dirinya mengutip pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Sri menyatakan negara yang kuat adalah negara yang bisa membangun negerinya dari sumber pembiayaan dalam negeri. Karena ini pemerintah meluncurkan produk investasi ini. Banyak keuntungan yang akan diperoleh dari ST 001 ini
” Pertama terjangkau. Satuan pembelian cukup rendah sekitar 2 jutaan. Aman karena pembayaran imbalan dan nilai nominal Dijamin penuh oleh negara. Lalu sesuai prinsip syariah, Selanjutnya tingkat imbalan kompetitif dan pajak yang lebih rendah sekitar 15 persen, ” Kata Saidu
Selain terjangkau, aman, sesuai prinsip syariah dan pajak rendah, Imbalan bersifat tetap ( Fixed Coupon ), tidak bisa diperdagangkan, ada fasilitas pencairan sebelum jatuh tempo serta turut berpartisipasi dalam mendukung pembiayaan pembangunan nasional.










