

BUANAINDONESIA.CO.ID, SUKABUMI – Anda pemberani ? Coba uji nyali disini. Sekedar anda tau saja. kepada warganya sendiri, pemerintah ini acuh, apalagi anda para pendatang. Itu yang terbersit dibenak kontributor Buana Indonesia Network, Diana Novita Hidayat saat singgah di Linggamanik ini.
Jembatan Linggamanik ini terletak di Kampung Linggamanik, Desa Naggerang, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi. Jembatan yang nyaris ambruk ini terbuat dari kayu tersebut yang mempunyai panjang 14 meter dan lebar 4,5 meter. Dibangun tahun 2007 dan menggunakan anggaran dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri.
Sekretaris Desa Nagerang, Rahmat Effendi Nasution menjelaskan, jembatan yang menghubungkan belasan kampung di Desa Nangerang, Kecamatan Jampang Tengah tersebut merupakan satu-satunya akses warga menuju sentral publik. Seperti, sekolah, pasar, Puskesmas dan area publik lainnya. Menurutnya Kampung yang sering menggunakan jembatan tersebut yakni Kampung Tipar, Ciawitali, Cirawa, Cigenduk, Cibeletong, Cijambe, Cijiwa, Cilimus,Cisaat, Cibojong, Cisujen, Cigedang dan Kampung Bebecek ini.
“Padahal jembatan tersebut jalan pintas terdekat kesejumlah Kecamatan yakni, Kecamatan Jampang Tengah, Purabaya, Baros, Pabuaran, Sagaranten, dan Lengkong. Jembatan ini setiap harinya ramai dilewati warga dan para siswa dari tingkat SDN, SMP. Selain itu mereka juga mendistribusikan hasil pertaniannya melalui jembatan itu, tapi juga sebagai akses mendapatkan sembilan bahan pokok (Sembako), ” terangnya, Senin 26 Februari 2018.
Sementara itu, Ketua Balai Rakyat Desa Nangerang, Abdilah Asmara memaparkan, kondisi jembatan Linggamanik telah banyak menimbulkan kecelakaan. Meski sampai saat ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun tetap saja warga merasa ketakutan.
“Ya kami itu jadi ketakutan, apalagi warga disini. Bahkan beberapa waktu lalu ada kendaraan roda empat yang As rodanya patah, saya harap bisa cepat diperbaiki,” tutupnya.
Nah pak bupati, Bagaimana ?









