MTS Negeri 3 Sumedang Berikan Solusi Bagi Siswa Yang Tidak Terjangkau Internet

17.340 dibaca
MTS Negeri 3 Sumedang Berikan Solusi Bagi Siswa Yang Tidak Terjangkau Internet
Dra Widaningsing Kepala Sekolah MTSN 3 Sumedang

BUANAINDONESIA.CO.ID, SUMEDANG –
Madrasah Tsanawiyah negeri 3 Sumedang telah siap untuk pelaksanaan penilaian tengah semester, penilaian tengah semester (PTS) 1 (ganjil) merupakan program rutin untuk melaksanakan proses penilaian hasil belajar siswa selama setengah semester untuk mengetahui ketercapaian hasil belajar siswa.

Tingkatkan Plapon Rejeki Dengan Kuliah WhatAap Gratis ini 

Pembuatan soal penilaian akhir semester yang sekarang sudah disesuaikan dengan KMA 183 Tahun 2019,. Penilaian hasil belajar siswa berbentuk soal merupakan salah satu contoh teknik penilaian yang umum dipakai.

Advertisement

Meskipun UTS/PTS dapat juga dilakukan dengan pemberian tugas, praktek, dan lain sebagainya, apalagi disaat sekarang cara belajar dilaksanakan secara online/daring, namun kendala signal masih terjadi di beberapa wilayah domisili siswa sehingga pihak sekolah akan menyiasati untuk wilayah yang tidak ada signal internet dengan pelaksanaan ulangan kertas pensil kepada siswa. Sehingga, UTS/PTS tetap dapat dilaksanakan secara lancar namun tetap mematuhi arahan serta protokol kesehatan yang ditetapkan.

Kursus Online Program Kaya Gratis 

Dra.Widaningsih,M.M.Pd Kepala Sekolah MTSN 3 Sumedang mengatakan, untuk pelaksanaan penilaian tengah semester kami sudah siap sepenuhnya, namun ada beberapa wilayah tempat tinggal siswa yang tidak terjangkau oleh jaringan internet, sehingga kami membuat solusi dengan membuat soal kertas selain soal secara daring, namun walaupun ada bentuk soal secara kertas dalam pelaksanaan tetap mematuhi arahan serta protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah.

” Tidak semua domisili siswa menerima jaringan internet, sehingga kami membuat solusi untuk wilayah yang tidak dapat menerima internet tersebut dengan soal kertas “

Cara Reprogramming Alam Bawah Sadar Gratis 

Lebih lanjut Widaningsih menjelaskan, dalam pelaksanaan penilaian tengah semester yang menggunakan kertas, kami sudah memberi pengumuman bahwa dalam pelaksanaan para siswa wajib memakai masker atau face Shield dan menjaga jarak dengan siswa lainnya, disaat wabah pandemi covid seperti sekarang dengan latar belakang pekerjaan para wali murid sebagai buruh dan pedagang kami pihak sekolah tidak ingin menambah beban orang tua siswa, sehingga nanti dalam pelaksanaan guru akan mendatangi titik pelaksanaan di wilayah domisili siswa.

” Kami akan berusaha memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik kepada semua siswa, sehingga moto madrasah hebat madrasah bermartabat dapat dirasakan langsung oleh masyarakat” kilahnya.