MUSWIL TAGANA Ke IV Tingkat Kabupaten Pandeglang Ricuh, Pemilihan Ketua Di Undur

23.025 dibaca

Suasana Muswil Tagana, pimpinan sudang di hujani intrupsi oleh peserta sidang dalam Muswil yang bertempat di Gedung Koprasi PKPRI amanah Cikedal Pandeglang Minggu 8 Juli 2018.

BUANAINDONESIA.CO.ID, Pandeglang – Tagana Kabupaten Pandeglang laksanakan Musyawarah Wilayah “Muswil” ke IV Minggu 8 Juli 2018, yang bertempat di gedung koprasi PKPRI Amanah Cikedal Kabupaten Pandeglang, di hadiri dari Dinas Sosial Provinsi Banten, TAGANA Provinsi yang di wakili oleh Sekjen, Dadan Suryana, dengan peserta yang hadir 81 orang dari jumlah Tagana 217 orang.

Advertisement

Hasil pantauan di lokasi acara Muswil Tagana yang ke IV sempet terjadi kericuhan yang di akibatkan oleh banyaknya intrupsi dari peserta Muswil, bahkan Muswil sempat di sekor beberapa kali, sehingga sampai ahirnya muswil bubar tanpa hasil,

Ketua Panitia Muswil Tagana Ke IV, Mamat, kegiatan Musyawarah Wilayah Ini untuk menghasilkan sosok Pemimpin di Tagana Kabupaten Pandeglang, selama ini Tagana Di ketuai oleh Ade Mulyana yang sudah sekitar 3 Kali menjabat sebagai ketua Kordinator Tagana Kabupaten Pandeglang,

“Tagana Pandeglang selama 3 Priode di pegang oleh sdr Aed Mulyana, sekarang ini adalah Muswil untuk memilih ketua Tagana Kabupaten Pandeglang, menurut saya ini udah korum untuk di laksanakan Pemilihan, dengan jumlah yang hadir 81 orang dari anggota Tagana 217 orang, tetapi banyak peserta yang tidak menginginkan pemilihan di laksanakan dengan alsana mereka, semua anggota Tagana tidak hadir semua,” ungkapnya.

Masih kata Mamat, “melihat tadi sempat ricuh antara pimpinan sidang dan peserta, itu hal yang biasa dalam organisasi ketika musyawarah, dan kenapa juga kita undur Muswil ini, ini hasil kesepakatan semua, peserta yang hadir, padahal semua anggota Tagana sudah kita undang semua, tetapi banyak yang tidak hadir mungkin mereka ada keperluan yang tidak bisa di tinggalkan,” Pungkasnya.

Sementara Sekjen Tagana Provinsi Banten Dadan Suryana, Muswil ini tidak bisa di teruskan, karena kehadiran peserta Muswil kurang sehingga tidak memenuhi syarat untuk di lanjutkan ke tahapan Pemilihan Ketua, sehingga banyak intrupsi dari peserta Muswil.

“Saya sendiri selain peserta Muswil juga utusan Tagana Provinsi Banten, ketika melihat situasi atau kehadiran peserta, ini tidak busa di lanjutkan ke pemilihan Ketua Kordinator Tagan Kabupaten, dari jumalah anggota 217 masa yang hadir cuman 81 oarang, jadi jangan sampai anggota yang tidak hadir ini tidak terakomodir hak pilihnya, saya yakin ini surat undangannya tidak nyampe sama anggota, sehingga mereka tidak tahu kalau hari ini ada Muswil, kami aja dari Provinsi datang ke sini bukan atas undangan tetapi inpormasi dari anggota Tagana, bahwa hari ada muswil,” paparnya.

Lanjut Dadan Suryana, “ketika Muswil dan proses Pemilihan Ketua, pimpinan Sidang itu harus ada dari Perwakilan pengurus setingkat lebih tinggi, yaitu pengurus Provinsi Banten, sementara inikan tidak ada, jadi tetap tidak boleh memaksakan, tetap harus di tunda dan nanti kita akan panggil panitia yang sekarang untuk melaksanakan Muswil lagi dengan persiapan lebih matang, tetap kami mensupport kepada panitia yang sudah bekerja keras mengadakan Muswil yang sekarang ini, walaupun hari ini tidak sampai ke arah pemilihan, insaallah dalam waktu dekat ini di usahakan Muswil Kembali, tentunya dengan semua anggota Tagana Kabupaten Pandeglang hadir semua, minimal 50+1% kehadirannya,” pungkasnya.

Peserta Muswil ahirnya membubarkan diri dengan damai dan tertiba dengan agenda akan di laksanakan Muswil kemabal dengan waktu yang belum di tentukan.