Netty Apresiasi PUI Merapat Ke Asyik

20.197 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDUNG – Netty Heryawan hadir ditengah – tengah acara konsolidasi dengan Pemuda Persatuan Umat Islam (PUI) Jawa Barat. Konsolidasi ini dalam rangka deklarasi dan penguatan suara kepada calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 3 Sudrajat dan Syaikhu Bandung Kamis, 8 Maret 2018

Advertisement

Netty nenjelaskan, bahwa dirinya sangat mengapresiasi terhadap keputusan Pemuda PUI Jawa Barat untuk memilih Sudrajat dan Syaiku untuk menjadi pendukung yang menjungjung rasionalitas dalam sikap politiknya.

“Saya menghadiri undangan dari Pemuda PUI Jawa Barat yang mengumpulkan para pimpinan dan pengurus Kabupaten Kota se Jawa Barat untuk melakukan konsolidasi, bagaimanapun, mereka ingin berkontribusi pada hajatan demokrasi 8 Juni 2018, baik dalam Pilgub maupun Pilkada serentak, tentu sebagai kelompok Pemuda, Pemuda PUI ingin mejatuhkan pilihan secara sadar dan bertanggung jawab, oleh karena itu saya sangat mengapresiasi bahwa pemuda ini menjungjung tinggi rasionalitas dalam menentukan sikap politiknya,” kata Netty ketika diwawancarai oleh Buana Indonesia Network disalah satu cafe di Bandung.

Dalam diskusi tersebut, Netty juga memberikan arahan perihal keadaan ummat islam di Jawa Barat, juga menghimbau agar sikap politik Pemuda Pemuda PUI harus berdasarkan data dan analisis yang tajam agar pemimpin selanjutnya bisa meneruskan perjuangan Ahamd Heryawan dengan baik.

“Hari ini yang kita pelajari yaitu keunggulan mana pasangan yang harus kita dukung, yang punya visi misi yang jelas, hingga kepemimpinan setelah Aher tidak dimiliki oleh tangan-tangan yang dzolim demi kemajuan Jabar dimasa yang akan datang,” ujar Netty

Netty juga memberikan himbauan dalam acara tersebut, berupa tantangan yang dihadapi oleh umat khususnya di Jawa Barat yang dianggap netty masih memakai pola tradisional dan harus ada modernisasi suatu sistem organisasi dalam memanage umat secara keseluruhan.

“Salah satu Kegagalan entitas partai politik islam yaitu tidak mampunyai melakukan modernisasi, sehingga jangkauan suara ini tidak bertambah karena tantangan kedepan masih berat untuk dihadapi,” tandas Netty.