
BUANAINDONESIA.CO.ID, SUBANG – Kapasitas Tempat Pengelolaan Akhir Sampah Panembong Subang Jabar, sudah nyaris penuh. TPAS itu diprediksi hanya bisa beroperasi kurang dari dua tahun lagi dan bakal ditutup. Hal ini tak lepas dari tingginya volume sampah yang diproduksi warga subang setiap harinya.
Menurut Kepala TPAS, Yaya, lahan yang masih aktif di gunakan saat ini tersisa sekitar 1,2 hektar. Dia menegaskan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang, terus berupaya melakukukan tata kelola sampah yang masuk ke Tempat Pengelolaan Akhir Sampah Panembong, sehingga sampah sampah ini bisa teratasi.
“Lahan untuk menampung Sampah sampah yang masuk ke Tempat Pengelolaan Akhir Sampah ini di perkirakan akan mampu menampung hingga 2 tahun lagi. Pasalnya luas area yang sekarang masih aktif hanya menggunakan diatas lahan 1,2 hektar saja, tentunya hal ini bisa berdampak pada persediaan lahan kosong untuk penyimpanan sampah sampah tersebut,” ujar Yaya, Senin, 23 April 2018.

Meningkatnya volume sampah yang masuk ke TPAS Panembong ini, membuat pihak pengelolaan sampah harus bisa mengelola dengan baik, sehingga waktu untuk penyediaan lahan kosong bisa teratasi. Sementara luas lahan Tempat Pengelolaan Akhir Sampah Panembong seluruhnya sekitar 6,2 hektar, namun sebagian lahan telah habis dipergunakan sebagai lahan pasif.
“Kendati demikian, kurangnya lahan kosong untuk dijadikan Tempat Pengelolaan Akhir Sampah ini, bisa segera teratasi. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang telah merencanakan pembelian lahan dari salah seorang warga yang ada di sekitar TPAS sekarang ini dengan luas area sekitar 35 hektar, sehingga tempat pengelolaan akhir sampah bisa tertangani hingga beberapa tahun kedepan,” ucapnya.










