BANDUNG – Walikota Bandung, Ridwan Kamil menyoroti kasus orangtua yang melaporkan guru Samhudi ke polisi. Emil, sapaan akrab sang walikota meyebut kasus itu sebagai bagian dari budaya ‘ Lebay ‘.
” Kami sedih mendengar berita di pengadilan guru dituntut ke pengadilan gara-gara nyiwit ( mencubit ) anak yang nakal. Diciwit ku guruna gara-gara tidak mau shalat dhuha, ada bekas cubitan, cengeng, lapor ke orangtua,orang tuanya emosi lalu lapor ke polisi, sekarang gurunya dituntut di pengadilan,” Kata Emil.
Emil menyindir tindakan orang tua yang mempolisikan guru Samhudi
” Padahal eta teh budak baong, ningali na photo beukina ngarokok leutik keneh ( padahal si anak itu anak nakal, dilihat di foto hobinya merokok ). Jadi sekarang banyak budaya lebay, banyak orang-orang yang berlebihan,” Ujar
Dengarkan versi Audio berita : Orangtua Polisikan Guru, Kang Emil : Lebay
Sebelumnya Februari lalu, seorang guru bernama Samhudi dituding lakukan kekerasan kepada seorang anak didik. Samhudi mencubit anak muridnya karena si anak tidak mau mengikuti shalat dhuha.
Sambudi mulai menjalani sidang perdananya pada rabu kemarin, 29 Juni 2016 dengan didampingi ratusan guru lainnya.
Dalam sidang yang berlangsung pukul 14.00 WIB itu, Sambudi yang memakai seragam korp PGRI itu nampak tenang menanti tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang dibacakan Jaksa Andreanus dan Karyati.










