GARUT, BuanaIndonesia.com – Atas dasar kepeduliannya terhadap kelangsungan pendidikan di Kabupaten Garut dan penyelamatan anggaran negara di bidang pendidikan, LSM komunitas Rakyat Ekonomi Kecil (KOREK) segera melayangkan pelaporan ke pihak berwajib tentang dugaan penyelewengan penggunaan anggaran dana BOS tahun 2015 di Kabupaten Garut.
Darwis Ketua LSM KOREK DPC Garut diruang kerjanya mengatakan, pihaknya saat ini tengah mempersiapkan berkas berkas dan temuan hasil investigasi lapangan terkait adanya dugaan penyelewengan dan pengelembungan dalam pelaporan dana BOS 2015.
Menurut Darwis, untuk saat ini lembaganya akan melaporkan dugaan penyimpangan dana untuk tingkat SMP dulu.
“Tidak menutup kemungkinan nantinya ke tingkat yang lainnya, SD, SMA atau SMK, setelah hasil investigasi terpenuhi,” katanya.
Untuk saat ini lanjut Darwis, dari hasil temuan dilapangan ,modus penyelewengan dan mengelembungan penggunaan dana yang dilakukan oleh sekolah sekolah diantaranya pembiayaan ektrakulikuler,ulangan dan ujian, perawatan sekolah dan yang paling menyolok pembiayaan honorarium bulanan guru honorer dan tenaga kependidikan seperti yang dilakukan oleh SMPN 6 Garut yang mencapai 90 juta pertriwulan untuk kurang lebih 20 honorer yang ada disana.








