Pemberlakuan PPKM di Kabupaten Garut Diputuskan Malam Ini

10.472 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Melonjaknya kasus terkonfirmasi Covid 19 di kabupaten Garut, memaksa ketua tim Gugus Tugas kabupaten yang juga Bupati Garut H Rudy Gunawan mengeluarkan Surat edaran tentang Pelaksanaan Pembatasan Aktivitas Luar Rumah atau Pemberlakuaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) dalam upaya penanganan penyebaran Covid 19.

Dalam surat SE bernomor : 443.2/2032/Kesra tersebut disampaikan beberapa aturan terkait pembatasan kegiatan di masyarakat, diantaranya penerapan Protokol Kesehatan dalam kegiatan masyarakat sehari – hari, penggunaan masker, cuci tangan, penerapan Hidup Sehat dan membatasi aktivitas di tempat umum.

Advertisement

Selain itu diatur juga pembatasan di tempat kerja, pasar, mobilitas aktivitas ASN, kegiatan keagamaan, dan perdagangan.

Ditemui di pendopo Garut Kamis 17 Juni 2021, Bupati Rudy Gunawan mengatakan, bahwa akan ada pembatasan aktivitas masyarakat kembali.

” Kita akan ada pembatasan lagi, besok kita putuskan, tapi karena kita masih zona orange, maka kita tidak ada pembatasan radikal seperti yang dilaksanakan di Bandung” kata Bupati Garut.

Disampaikan Bupati Garut, di kabupaten Garut pembatasannya hanya 25 persen, karena masih di zona Orange.

” Kalau kita ada di zona mereh segala kegiatan tidak diperbolehkan termasuk perkawinan, untuk saat ini perkawinan masih diperbolehkan dengan penjagaan ketat oleh Satgas yang terdiri dari Satpol PP, Polisi dan TNI, dengan kapasitas tidak boleh banyak, untuk Wedding Organizer ( WO ) saya mohon disiplin, saat ini di beberapa kampung terjadi klaster hajatan, untuk di kampung – kampung tersebut sudah tidak diperbolehkan lagi ada perkawinan ( hajatan)” terangnya.

Diakui Bupati Rudy, kabupaten Garut saat ini memang ada peningkatan kasus Covid 19.

” Kami telah menyediakan 20000 antigen, jadi kami ingin misalnya sekarang yang terjadi di Cisompet, di pakenjeng dan lain – lain kami langsung lakukan swab antigen, dengan demikian kita bisa tahu dan menghimbau kepada masyarakat yang terkonfirmasi Covid tapi OTG bisa disarankan untuk isolasi mandiri tidak melakukan aktifitas ke mana – mana, kemarin hampir 400 yah lonjakannya itu termasuk di Puskesmas” pungkasnya.