Pemdes Cibatu Gotong Royong Perbaiki Jalan Secara Swadaya

11.985 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Khawatir terjadi kecelakaan akibat jalan yang berlubang cukup dalam di jalur menuju Stasiun Cibatu, Pemerintah desa bersama LPM Popo Koswara, Forum RW, BPD Sohip Sopiana, Bhabinsa Dede Arif dan Bhabinkamtibmas Ujang furkon desa Cibatu bergotong royong memperbaiki jalan yang berlubang dengan menggecor menggunakan pasir dan semen.

Dikatakan Kepala Desa Cibatu Dadang Sulaeman, kegiatan ini merupakan inisiatif pemdes beserta lembaga desa dan forum RW jelang hari raya Idul Fitri kemarin.

Advertisement

” Kegiatan itu dilaksanakan sebelum Idul Fitri, dimana jalan yang menuju Stasiun Cibatu sangat rawan kecelakaan diakibatkan jalan yang berlubang dan cukup dalam, apalagi biasanya jelang Idul Fitri akan banyak kendaraan roda 4 maupun roda 2 yang akan lewat, sering terjadi kecelakaan roda dua terjatuh akibat melewati lubang yang cukup dalam, oleh karena itu kita berinisiatif untuk menutup lubang – lubang tersebut menggunakan cor secara bergotong royong” kata Dadang Sulaeman, Minggu 8 Mei 2022.

Masih kata Dadang, gotong royong memperbaiki jalan ini dilaksanakan dua hari sebelum hari raya Idul Fitri, dan hasilnya cukup lumayan tidak mengkhawatirkan lagi bagi pengguna jalan.

” Hasil nya Alhamdulillah tidak khawatir lagi bagi pengguna jalam, namun ini hanya sementara saja, saya berharap ke depan ada perbaikan yang serius baik oleh Pemkab Garut maupun pihak PT KAI , semoga ada perhatian secepatnya” harap Dadang.

Sementara itu ketua Forum RW Gugum Gumbira menyampaikan, apa yang dilaksanakan kemarin ( mengecor jalan ) merupakan bentuk keprihatinan warga masyarakat Cibatu terhadap kondisi jalan menuju Stasiun Cibatu yang sudah mengkhawatirkan dengan banyaknya lubang dan cukup membahayakan bagi pengguna jalan, apalagi bila musim hujan lubang itu tidak terlihat dan mengakibatkan kecelakaan bagi pengguna jalan yang tidak mengetahui kondisi jalannya.

” Alhamdulillah, setelah kita cor jalan ini, cukup memperlancar pengguna jalan, dan tidak khawatir adanya kendaraan yang jatuh lagi akibat jalan berlubang” ucap Gugum.