BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Acara penyerahan secara simbolis bantuan intensif guru madrasah Diniyah Takmiliyah dan sekaligus pencanangan Garut Magrib Mengaji untuk mewujudkan Garut bermartabat nyaman dan sejahtera berlangsung di aula pendopo Kabupaten Garut, Jumat, 26 Mei 2017.
Bupati Garut, H. Rudy Gunawan menyampaikan, ibarat membangun irigasi atau membuat gedung merupakan sesuatu program yang jauh lebih gampang daripada kita membentuk anak anak yang akhlakul karimah , berbudi pekerti yang didasarkan kepada al-quran dan sunnahnya,
” Membangun irigasi atau membuat gedung merupakan sesuatu program yang jauh lebih gampang daripada kita membentuk anak anak yang akhlakul karimah , berbudi pekerti yang didasarkan kepada al-quran dan sunnahnya,” ujar Rudy.
Video Berita Ini
Lanjut Rudy, apabila kita melihat nilai yang bisa pemerintah daerah berikan kepada guru madrasah tentu tidak sebanding dengan apa yang telah diberikan para guru ngaji untuk membentuk anak anak generasi muda Garut yang berakhkakul karimah.
Rudy juga menjelaskan untuk saat ini pemerintah daerah Kabupaten Garut hanya mampu menyediakan Dana intensif untuk Guru ngaji sebesar Rp.1.2 Milyar melalui dana hibah dan diharapkan tahun depan alokasi dana itu bisa bertambah,
” Pemda menyediakan alokasi Rp.1.2 milyar dan diharapkan bisa bertambah alokasi dana nya untuk tahun depan,” pungkas Rudy.
















