Pengusaha Kopi Taiwan Tertarik Kopi Garut

33.349 dibaca
Mr. Chachi, pengusaha asal Taiwan (kedua dari kiri), Hari Yuniardi, pemilik Mahkota Coffe, Garut. (BUANA INDONESIA NETWORK/Deden Solihin)


BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT,- Hari Yuniardi pengusaha kopi asal garut, pemilik merk ‘Mahkota Coffee’ akhir-akhir ini nampaknya sedikit kewalahan dengan meningkatnya permintaan pengiriman kopi Garut, terutama ke negara Taiwan. Hal ini terkait rencana Mr. Chachi, pengusaha perorangan dari Taiwan pada bulan Juni akan memesan untuk dikirim sekitar 20 ton kopi asal Garut.

Mr. Chachi, pengusaha asal Taiwan sepertinya tidak main-main dengan rencananya tersebut, tepat hari Rabu, 19 April 2018, dirinya datang dan melihat langsung kopi ‘Mahkota Cofee’  yang akan dikirim kr negaranya. Kedatangan dan rencana pengusaha asal Taiwan disambut baik oleh Hari Yuniardi pemilik ‘Mahkota Coffe’, selain Mr Chachi pertemuan itu dihadiri pula Ir.Nani Rohaeni.MP., Analis Kebijakan Setda Garut, Decky dari Bank BTPN, Syukur perwakilan dari Kemenaker, Rukmi dari Majalah CSR.id, Maharani Fara staf dari  Setneg, Adrian dari  Universitas Paramadhina, dan Peppy F dari  PT.Medco.

Advertisement

Hari Yuniardi bersama istri , didampingi Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian kabupatebn Garut, Ir. Haeruman, MP., mengatakan, kopi yang diproduksi kini terus menerus banyak yang memesan,  baik yang sudah masak maupun yang masih mentah.
“Rencana akan kopi ini di ekspor ke negara Taiwan,  terpaksa seluruh karyawan sibuk menjemur kopi supaya bisa terpenuhi buat diekspor,” ujar Hari.


Ia menyatakan, sudah terjadi kesepakatan antara pihak Kelompok Tani Kasuga/ PD Mahkota Java Coffee dengan pihak buyer (Mr. Chachi), dimana eksport  akan dimulai dengan jumlah 20 ton green bean (biji kopi mentah) Kopi Arabica, dengan spesifikasi Commercial Coffee yang standard grade-nya akan dinaikan. “Ini demi kualitas dan kepuasan buyer”, imbuhnya.
Menurutnya, maksimal spesifikasi  kadar air ‘commercial coffee’ adalah 15 % dan 15% lainnya maksimal defect (kecacatan greenbean), tapi demi kepuasan buyer, pihak Mahkota  akan menaikan sedikit spesifikasi kadar airnya menjadi maksimal13% dan 10% defect.

Sementara itu, Mr. Chachi, selaku importir perorangan yang tiba Rabu siang membenarkan tujuannya ke Garut, tiada lain dalam rangka hubungan bilateral perdagangan kopi asal Garut untuk di kembangkan di negaranya. Menurutnya, kopi asal Garut sangat baik dan banyak diminati diseluruh dunia. Mr. Chachi berharap kualitas kopi ini dijaga, agar Kabupaten Garut semakin maju dan turut mendukung lancarnya Perdagangan Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) kedepanya.