PANDEGLANG, BuanaJabar.com – Penyerapan Beras untuk masyarakat miskin (raskin) di Kabupaten Pandeglang dinilai kurang maksimal, akibatnya stok persediaan beras di gudang bulog menumpuk, hal ini akan menyebabkan berkurangnya penyerapan padi dari kelompok tani, bahkan kualitas beras yang ada digudang tersebut pun akan berubah.
Kepala Gudang Bulog Montor, Nurdin mengatakan, persedian Beras di Gudang masih menumpuk, sehingga pihak Bulog sedikit mengurangi penyerapan Beras lokal yang datang dari para kelompok tani. Menurut Nurdin, ada beberapa Desa yang sudah hampir empat bulan tidak mengambil jatah beras.
“Ada beberapa Desa yang belum menyerap 3 sampai 4 bulan jatah Raskin, kalau ini terus dibiarkan maka akan berpengaruh kepada kualitas beras, jika dibiarkan lama didalam gudang, kalau digudang masih penuh pihak Bulog akan mengurangi penyerapan beras lokal dari para Kelompok tani,” ungkapnya.
Sementara itu Kepala Bidang distribusi kesediaan dan kerawanan harga pangan, Ria Ariya Siswana, ketika dihubungi lewat telepon mengatakan, pihaknya sudah sering mensosialisasikan kepada para Camat dan Kepala Desa sekabupaten Pandeglang, agar dalam penyerapan raskin jangan sampai ditunda-tunda.
“Hampir tiap bulan kami lakukan evaluasi dengan mengundang Camat dan Kades, agar penyerapan Raskin berjalan dengan baik dan lancar, bahkan kita juga menekan kepada semua Kades untuk segera mengambil jatah desanya,” kata Ria.










