Ketua PGRI Kabupaten Sumedang H Pepen Supendi
BUANAINDONESIA. CO. ID, SUMEDANG-
Pergantian jabatan ketua persatuan guru republik indonesia Kabupaten Sumedang yang sekarang dipegang oleh H. Pepen Supendi. S.Pd,M.M.Pd. yang baru dilaksanakan beberapa saat yang lalu membawa angin segar yang positif, dimana sosok ketua PGRI yang baru dengan sekuat tenaga dan segenap pemikiran sudah melangkah untuk membuat perubahan yang nyata bagi peningkatan kesejahteraan seluruh anggota.
Hal tersebut dapat terlihat dari berjalannya komunikasi yang baik dengan semua lembaga dan instansi Pemerintahan khususnya yang berkaitan dengan pendidikan serta jalinan komunikasi dengan seluruh cabang dan pengurus juga semakin solid, pemaparan penjelasan haji Pepen Supendi pada saat baru dilantik sebagai ketua yang berkeinginan untuk lebih menyatukan dan mempererat tali kebersamaan semua anggota PGRI nampaknya mendapat dukungan penuh dari seluruh angota.
H.Pepen Supendi, S. Pd,M.M.Pd. mengatakan, lembaga akan bisa berkembang dan berkibar karena anggota, saya sebagai ketua hanya berusaha menjaga amanah yang telah dipercayakan kepada saya dan semoga wujud kekompakan yang sekarang telah terjalin dapat lebih ditingkatkan lagi, dengan sekuat tenaga dan pemikiran sepenuhnya saya curahkan untuk kemajuan lembaga .Ucapnya. Selasa 15 Desember 2020.
” sebagai ketua saya akan berusaha sekuat tenaga dan pemikiran untuk kemajuan lembaga serta peningkatan kesejahteraan seluruh anggota”
Lebih jauh Haji Pepen menjelaskan, prioritas utama sekarang adalah berkeinginan untuk membangun gedung PGRI kabupaten Sumedang dan memperjuangkan nasib para guru honorer, semoga dengan jalinan komunikasi yang baik dengan seluruh anggota dan seluruh instansi atau lembaga pemerintahan yang ada PGRI bisa lebih berkembang dan mewujudkan peningkatan kesejahteraan bagi seluruh anggota.
” kekompakan seluruh anggota PGRI di kabupaten sumedang merupakan bukti nyata bahwa komunikasi berjalan dengan sangat baik sekaligus penyemangat cita cita perjuangan untuk lebih mensejahterakan seluruh anggota” Pungkasnya.








