Pjs Bupati Garut Ingatkan ASN Bergaya Hidup Sederhana

11.578 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, Garut – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Garut, Ir. H. Koesmayadie Tatang Padmadinata mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) saat menghadapi cuti lebaran (8-20 Juni) untuk memaknainya dengan tidak bersikap hidup mewah, namun sebaliknya agar bergaya hdiup sederhana.

Advertisement

“Maknai lebaran tahun ini dengan  tidak bersikap hidup mewah, lebih baik uangnya ditabung. Sekali lagi ke hati-hatian, lebih baik biasa saja”, ucapnya berulang kali dihadapan peserta apel pagi gabungan, Senin 4 Juni 2018 di Lapang Setda Kabupaten Garut.

Bupati menekankan agar jajarannya tidak menghambur-hamburkan uang terhadap yang kurang bermanfaat, sebab Alloh tidak menyukai terhadap manusia yang tidak bisa menempatkan sesuatu kebaikan, masih banyak yang harus diperhatikan dan dibantu sekeliling kita apalagi di bulan penuh berkah, yang semestinya memperbanyak amal kebaikan.

Koesmayadie juga mengingatkan, dengan liburan yang cukup lama, agar  seluruh kantor  dijaga dengan baik, baik  dari sisi pengamanan dokumen berharga sejenis berbentuk hardware dan dokumen berharga lainnya guna mengantisipasi terjadi bencana yang tidak diharapkan.

“Saya minta setiap kantor diberlakukan piket, termasuk pelayanan tetap berjalan”, ungkapnya. Sedangkan bagi ASN yang melakukan mudik ke luar Garut agar tetap dijaga kehati-hatian, mulai dari saat meninggalkan rumah dan ditengah perjalanan, sehingga perjalanan mudik bisa lancar.

Pada bagian lain Bupati juga mengapresiasi dengan beberapa prestasi yang telah diraih. Menurutnya, semua prestasi diyakini akan membawa dampak kebaikan pada kita semua. Setiap PNS yang berprestasi, imbuhnya, akan diberikan reward, begitu pula bagi mereka yang melakukan pelanggaran  akan diberikan punishment.

“Termasuk penghargaan dari BPK atas WTP untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Maka ke depan, sistem pengelolaan aset harus dilaksanakan secara baik, dan melaporkan keuangan sebaik-baiknya agar tidak memperoleh kesulitan  saat pemeriksaan, sehingga WTP bisa terus kita pertahankan”, katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Pjs. Bupati Garut menyerahkan penghargaan evaluasi pelayanan publik dilingkup Dinas Kesehatan, masing-masing kepada 10 UPT (Unit Pelaksana Teknis) Puskesmas dengan :

*Kategori DTP (Dengan Tempat Perawatan)* :

1. UPT Puskesmas Tarogong, dengan nilai 78,59 (kategori B);

2. UPT Puskesmas Pameungpeuk, dengan nilai 76,09 (kategori B);

3. UPT Puskesmas Sindangratu, dengan nilai 72,67 (kategoi B);

4. UPT Puskesmas Cilawu, dengan nilai 72,11 (kategori B);

5. UPT Puskesmas Cibatu, dengan nilai 70,84 (kategori B);

6. UPT Puskesmas Cisewu, dengan nilai 65,30 (kategori B);

*Kategori Non DTP (Tanpa Tempat Perawatan)* :

1. UPT Puskesmas Pasundan, dengan nilai 66,29 (kategori B);

2. UPT Puskesmas Siliwangi, dengan nilai 63,74 (kategori B);

3. UPT Puskesmas Haurpanggung, dengan nilai 63,14 (kategori B);

4. UPT Puskesmas Peundeuy, dengan nilai 62,38 (kategori B);

Dalam kesempatan yang sama dilakukan pemakaian rompi dan lampu keamanan secara simbolis kepada Arief Firmansyah – Pelaksana pada Bidang Lalulintas Dishub, yang akan melaksanakan Operasi Lilin Lodaya pengaman Arus Mudik Lebaran 1439 H. Tahun 2018 di Kabupaten Garut.