PLTU Ini Didemo, Ini Sebabnya

20.757 dibaca

BUANAJABAR.COM, CIREBON -/ Puluhan masyarakat yang mengatasnamakan Forum Rempug Masyarakat Terdampak PLTU melakukan aksi unjuk rasa PLTU I Jl. Raya Cirebon-Tegal KM. 8,5 Desa Kanci Kulon Kecamatan Astanajapura Kabupaten Cirebon dan di Projek PLTU II Desa Kanci Kecamatan Astanajapura Kabupaten Cirebon, 30 Januari 2017.

Aksi unjuk rasa terdiri dari warga tiga Desa yakni Kanci Kulon, Kanci Wetan dan Waruduwur, dalam aksinya warga menyampaikan tuntutan diantaranya, meminta janji kepada pihak PLTU terkait listrik gratis untuk masyarakat tiga Desa Kanci, Desa Kanci Kulon, Desa Waruduwur, menagih janji kepada pihak PLTU terkait kompensasi kesehatan untuk warga dengan membuatkan Poliklinik, pihak PLTU berjanji menjalin kemitraan dengan masyarakat namun tidak ada realisasi, pihak PLTU akan membuat ruang pengaduan namun sampai dengan saat ini tidak diakomodir, menuntut untuk menutup PLTU 1 dan menolak pembangunan PLTU 2.

Advertisement

Dalam orasinya, Muhammad Jaenuddin, menyampaikan kami melaksanakan aksi unjuk rasa kali ini karena dikhianati oleh pihak PLTU yang tidak menepati janjinya kepada masyarakat, seharusya Muspida Kabupaten Cirebon yaitu Polres Cirebon dan Kodim Cirebon yang menyaksikan kesepakatan diharapkan untuk mendorong pihak PLTU merealisasikan janjinya.

” Seharusnya PLTU berdiri 14 Km dari pemukiman penduduk, pihak PLTU selalu membohongi masyarakat sehingga masyarakat melakukan aksi unjuk rasa, ” kata dia

Deden Iskandar, menegaskan dalam orasinya bahwa pada bulan November 2016 di Mapolres Cirebon yang dijanjikan PLTU bahwa tuntutan masyarakat akan direalisasikan tanggal 01 Januari 2017

” Maka atas dasar tersebut masyarakat hari ini melakukan aksi unjuk rasa karena kesepakatan tersebut tidak ada satupun yang direalisasikan, ” katanya

Para perwakilan pengunjuk rasa diterima PLTU di Kanci Room Lokasi PLTU 1, akan tetapi pertemuan tersebut tidak menghasilkan apa-apa alias deadlock.

Setelah pertemuan mengalami jalan buntu, masa melanjutkan aksinya ke lokasi pembangunan PLTU 2, Soemarin, dalam orasinya menyampaikan bahwa kami meminta kegiatan pembangunan PLTU 2 harus dihentikan dan meminta pemerintah segera turun untuk menyelesaikan permasalahan warga sekitar PLTU.

Forum Rempug Masyarakat Terdampak PLTU mengancam akan melakukan aksi kembali dengan jumlah masa yang besar serta aksi ke Kantor Bupati Cirebon dan Istana Negara-Jakarta.