PSI Purwakarta Siap Hadapi Verifikasi KPU

34.887 dibaca

psi-add

picsart_12-24-04-43-10

Advertisement

BUANAJABAR.COM, PURWAKARTA – Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas Indonesia Purwakarta mengadakan Kopdar yang bertempat di kampung empang, kecamatan Jatililuhur. Agenda kopdarda kali ini merupakan rangkaian konsolidasi internal partai dalam rangka persiapan verifikasi KPU.

Agus Sanusi, ketua DPD PSI Purwakarta menyatakan kesiapannya untuk menghadapi proses verifikasi KPU.

“Sesuai arahan dan petunjuk dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia, saat ini kami fokus untuk persiapan menghadapi verifikasi KPU agar dapat menjadi salah satu partai peserta pemilu 2019. Secara administratif pada dasarnya verifikasi KPU tidak jauh berbeda dengan verifikasi Kemenkumham. Kami sudah pernah melalui itu. Hanya saja dalam verifikasi KPU ini, berdasarkan PKPU, setiap kabupaten/kota harus mengumpulkan 1000 KTP atau anggota atau 1/1000 dari jumlah penduduk yang ada.” tuturnya.

agung-suryamal-sosmed

Partai Solidaritas Indonesia merupakan satu-satunya partai baru yang lolos verifikasi kemenkumham 2016. Ada lima parpol yang mengikuti proses verifikasi tersebut, namun hanya PSI yang lolos tepatnya pada 7 Oktober 2016.

Agus menyatakan, bahwa PSI bukanlah partai daur ulang.

“Pertama, kami benar-benar baru bukan partai daur ulang. Seluruh pengurus kami tidak pernah menjadi pengurus harian partai lama. Kedua, kami benar-benar lolos verifikasi bukan mengakuisisi. Oleh karena itu, kami pun optimis akan dapat melalui verifikasi KPU dengan baik dan lolos sebagai peserta pemilu 2019.” kata Agus.

Bagi Agus, tantangan bagi PSI saat ini tidak mudah. Hari ini citra partai politik masihlah buruk dimata masyarakat, adapun masyarakat sendiri sudah terbiasa dengan pola-pola transaksional.

“Kami hanya menawarkan ideologi. titik. Meskipun demikian kami percaya masih banyak orang-orang baik diluar sana yang sejalan dengan cita-cita politik kami. Banyak anak muda yang mau berjuang dan tidak menyerah, tidak menjadi seorang fatalis.” ungkap Agus.

(Editor: Ekky)