Puncak Longsor Lagi, Arus Kendaraan Dialihkan ke Sukabumi dan Jonggol

7.299 dibaca
Kondisi longsor di kawasan Puncak, Ciloto, Cianjur, yang terjadi pada Rabu malam 28 Maret 2018. Longsor ini mengakibatkan Jalan Raya Puncak tidak dilintasi kendaraan roda empat dan lebih. (BUANA INDONESIA NETWORK / Acep Mulyana / Istimewa).

BUANAINDONESIA.CO.ID, BOGOR – Longsor kembali melanda kawasan Puncak. Sebuah tebingan di Jalan Raya Puncak, Puncak Pass, Ciloto-Cipanas, kabupaten Cianjur, dengan kedalaman 40 meter dan panjang kurang kebih 150 meter amblas pada Rabu malam, 28 Maret 2018 sekira pukul 20.45 Wib.

Advertisement

Akibat kejadian ini, arus kendaraan roda empat dan lebih, baik dari arah Bogor maupun Cianjur, tidak dapat melintas. Sedangkan untuk kendaraan jenis roda dua masih bisa melintas namun tetap harus berhati-hati.

Satuan lalu lintas polres Cianjur bekerjasama dengan polres Bogor terpaksa mengalihkan sementara arus kendaraan. Bagi kendaraan dari arah Bogor-Jakarta menuju Cianjur dialihkan melalui Sukabumi dan sebaliknya dari arah Cianjur dialihkan via Jonggol.

Kapolres Cianjur, AKBP Soliyah, menegaskan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa bencana alam ini. “Dari hasil pengecekan petugas kepolisian dan Dinas Pekerjaan Umum, terdapat tiga bangunan rumah makan di Puncak Pass yang roboh tergerus longsor,” katanya dalam laporannya ke Kapolda Jawa Barat dan ditembuskan ke Kapolres Bogor.

AKBP Soliyah menandaskan, penutupan sementara jalan dan pengalihan arus kendaraan untuk mengurangi getaran.

Terpisah, kapolres Bogor AKBP Andi M. Dicky Pastika, mengatakan, penutupan arus kendaraan dari arah Jakarta, Bogor, Ciawi yang hendak ke Cianjur dan Bandung dilakukan dititik perkebunan teh Gunung Mas, Cisarua, Kabupaten Bogor.

“Kami bekerjasama dengan polres Cianjur untuk penutupan jalan. Saat ini sedang dilakukan langkah-langkah oleh PUPR. Dengan kondisi ini kami mengambil diskresi kepolisian bekerjasama melakukan penutupan sambil nanti berkonsultasi dengan Dirjen Perhubungan Darat. Bagi pengguna jalan dihimbau untuk mencari jalan alternatif,” ungkapnya.

Editor : NA