Ratusan Napi Lapas Paledang Dites Urine, Begini Hasilnya

21.417 dibaca
Seorang narapidana perempuan di Lapas Paledang Kota Bogor sedang menyerahkan urine yang sudah disimpan dalam botol untuk diperiksa oleh petugas BNNK Bogor.(BUANA INDONESIA NETWORK/Acep Mulyana)


BUANAINDONESIA.CO.ID, BOGOR,- Ratusan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bogor menjalani serangkaian tes urine oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor, Senin 16 April 2018. Kegiatan ini mengisi peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-54.

Tes urine dilakukan dengan cara mengambil sampel dari 987 warga binaan. Laki-laki 120 orang dan 85 perempuan.

Advertisement

“Kegiatan tes urine ini untuk memastikan adakah peredaran narkoba di Lapas kita,” Kepala Lapas Kelas IIA Bogor, Gunawan Sutrisnadi.

Menurut dia, tes urine dilakukan terhadap seluruh warga binaan perempuan. Sedangkan untuk laki-laki hanya sampel dari narapidana kasus narkoba.

“Apapun hasilnya, dan jika terindikasi positif diserahkan ke BNN. Tes urine juga terhadap seluruh petugas Lapas, kita tidak toleransi lagi jika ada yang terlibat narkoba akan berantas habis,” tegasnya. Dari hasil pemeriksaan tes urine, semua penghuni lapas negatif.

Selain tes urine, juga dilakukan penggeledahan blok hunian. Hasilnya, ditemukan sejumlah perangkat elektronik, di antaranya handphone, televisi dan alat masak air serta lainnya.

Kepala Seksi (Kasie) Pemberantasan Narkoba BNNK Bogor, Kompol Supeno, menambahkan, tes urine ini dilakukan kepada semua penghuni lapas dan rutan yang ada di wilayah Bogor. Hal ini untuk menurunkan angka penggunaan dan peredaran narkoba di lingkungan lapas, sebab terbukti tempat tersebut tidak luput dari perputaran barang haram itu.

“Seluruh lapas dan rutan di wilayah Bogor kami periksa, banyak kasus juga yang terjadi di lapas atau rutan. Nah ini bentuk tindakan dari kami menanggapi hal tersebut. Jika ada yang positif, tentu akan kami langsung tindak lanjut dan proses. Bisa rehab, bisa juga tindakan jika ada potensi pengembangan penyelidikan ke atas,” pungksnya.