Antisipasi Peredaran Miras, 22 Bangli di Majalaya Dibongkar

8.259 dibaca
Penertiban Bangli di Kec Majalaya, Kab Bandung, (BUANA INDONESIA NETWORK/Ahmad Sugriwa)


BUANAINDONESIA.CO.ID, KAB BANDUNG – Sebanyak 22 bangunan liar (bangli), yang diantaranya diduga digunakan sebagai tempat peredaran minuman keras (miras), dibongkar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Senin 16 April 2018.

Pembongkaran puluhan bangli itu, di antaranya diawali dengan pembongkaran 12 bangli di kawasan Jalan Saparako, Kampung Saparako, Desa/Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung dan dilanjutkan dengan pembongkaran bangli lainnya.

Advertisement

Pembongkaran bangli itu dibantu pula oleh para pemilik bangli atas kesadaran sendiri untuk membongkarnya. Pembongkaran bangli yang sempat menjadi perhatian aparat RT dan RW setempat itu, mendapat pengawalan dari sejumlah anggota Polsek Majalaya dan Koramil Majalaya. Pembongkaran bangli itu menjadi perhatian para pengendara dan para pedagang karena berada di pusat Kota Majalaya.

Aparat Desa Majalaya setempat turun langsung ke lapangan untuk melakukan pembinaan dan pendekatan kepada masyarakat. Puluhan warga yang ada di lokasi pembongkaran bangli sangat mendukung upaya tersebut karena ada di antara pedagang ada yang nekad mengedarkan miras, sehingga meresahkan warga setempat.

Sebelum pembongkaran puluhan bangli itu dilaksanakan, Satpol PP sudah lebih awal melaksanakan sosialisasi kepada para pedagang yang menempati kios tersebut. Sejumlah kios itu digunakan untuk berjualan jamu, aksesoris jam tangan, pangkas rambut, warung makan, pakan ternak/hewan, tukang jahit dan perdagangan lainnya.

Sebelum pembongkaran kios dilaksanakan, sebagian pedagang masih bertahan berjualan, diantaranya pedagang jamu, jam tangan dan pedagang lainnya. Namun sebagian lagi sudah tutup dan siap dibongkar.

Begitu Satpol PP, didampingi Polisi dan TNI datang ke lokasi dan hendak membongkar bangli tersebut, para pemilik langsung bergerak dan membongkar sendiri bangunan tersebut. Satpol PP pun turut membantu pembongkaran tersebut sambil disaksikan puluhan warga. Saat di antara bangli itu dibongkar, masih saja ditemukan satu dus miras di dalam kios jamu yang dibongkar paksa tersebut.

“Yang namanya bangli, kita tetap komitmen untuk membongkarnya. Kita sikat habis bangli yang ditenggarai mengedarkan miras,” tandas Camat Majalaya Adjat Sudradjat, S.H., M.Si.di sela- membongkar bangli.

Adjat mengatakan, pembongkaran bangli ini sebagai langkah tegas pemerintah terhadap pelanggar peraturan daerah. “Jangan sampai bangli digunakan warga untuk mengedarkan miras,” tegasnya.