Rekening Jabar Peduli Tembus 1,4 Miliar Rupiah

14.528 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BOGOR – Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Provinsi Jawa Barat, Arifin Harun Kertasaputra, melaporkan bahwa berdasarkan instruksi dari Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan Dinsos Jabar kini telah membuka Rekening Jabar Peduli. Rekening Jabar Peduli ini dipicu terjadinya musibah bencana alam gempa yang berpusat di Lebak, Banten, pada Selasa 23 Januari 2018, sehingga berdampak kepada ribuan warga Jabar di tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Cianjur.

“Rekening Jabar Peduli ini sudah mencapai Rp1,4 miliar. Dananya dihimpun dari setiap ASN (aparatur sipil negara) dan komponen masyarakat yang peduli. Dana ini akan segera dialokasikan bagi warga yang terdampak bencana alam di Jawa Barat seperti gempa dan puting beliung di Pangandaran,” kata Arifin saat meninjau lokasi bencana gempa di Desa Kuta, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu, 27 Januari 2018.

Advertisement

Hadir pula dalam kegiatan ini Menteri Sosial Idrus Marham beserta jajaran Dirjen Kemensos, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ade Ruhandi alias Jaro Ade, anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Dapil 3 Wawan Haikal Kurdi dan Ilham Permana, Kadinsos Kabupaten Bogor Roy E. Khaerudin, beserta jajaran BPBD, Tagana, TKSK, OKP, Ormas, dan Kades Kuta Falah beserta sejumlah lapisan masyarakat.

Mensos Idrus Marham yang mendapati laporan ini langsung merespons positif. Bahkan ia menyerukan agar semua kota/kabupaten mengikuti gerakan ini. “Luar biasa. Baik juga gerakan amal sholeh ini diikuti pula di tingkat kota/kabupaten,” katanya.

Idrus Marham juga berpesan secara khusus kepada Jaro Ade.

“Ketua DPRD tolong beritahukan kepada Bupati Bogor. Kalau gubernurnya sudah buka (Rekening Jabar Peduli) bupatinya juga harus buka. Setuju tidak bapak-bapak, ibu-ibu?” tanyanya kepada masyarakat.

“Setujuuu,” jawab masyarakat kompak.

“Nah, ini aspirasi. Musti disampaikan. Kalau perlu diundang rapat bahwa ada aspirasi untuk membuka Rekening Bogor Peduli,” sambung Idrus Marham.

Jaro Ade yang ditanya awak media menyatakan respons positifnya terhadap seruan pembukaan Rekening Bogor Peduli tersebut.

“Ini saran yang bagus, karena wilayah Kabupaten Bogor sering terjadi musibah bencana alam seperti puting beliung, longsor, pergerakan tanah, dan sebagainya. Jadi usulan itu sangat baik. Sebagai Ketua DPRD saya merespons positif dan akan saya sampaikan ke bupati. PNS, anggota dewan, Kepala Desa, pengusaha dan seluruh elemen masyarakat harus peduli,” ungkapnya.

Terkait anggaran penanganan bencana alam, Jaro Ade menegaskan bahwa dirinya selaku Ketua Badan Anggaran selalu mengingatkan kepada Pemkab Bogor terkait dana taktis.

“Karena dana taktis ini bisa digunakan sewaktu-waktu, tanpa harus ada rapat-rapat, selama itu hasil pendataan dan bisa dipertanggungjawabkan. Diharapkan realisasinya bisa lebih cepat. Anggaran di BPBD dan Dinsos bisa dipadukan kalau kekurangan ada dana taktis. Kalau kerusakan rumah warga di atas 70 persen otomatis harus dibantu, seperti yang sudah-sudah dibantu Rp50 juta,” bebernya.