Resmi, Mulai Hari Ini Pemkab Garut Berlakukan PSBB

98.617 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Melalui rapat kordinasi tim Gugus Tugas kabupaten Garut yang dipimpin ketua H Rudy Gunawan, perhari ini tanggal 12 Januari 2021, Pemerintah Kabupaten ( Pemkab Garut ) resmi memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) di 26 kecamatan yang ada di kabupaten Garut dengan motto ” Peningkatan Kedisiplinan Protokol Kesehatan “.

” Meski 26 kecamatan tetapi tidak menutup untuk kecamatan lain , melihat letak geografisnya sama saja dengan 42 kecamatan, karena sangat berdekatan sehingga pemantauan di 42 kecamatan se kabupaten Garut” kata ketua Tim Gugus Tugas Rudy Gunawan.

Advertisement

Dikatakan Rudy Gunawan, pelaksanaan PSBB akan diberlakukan selama 14 hari yang penegakannya dimulai hari ini tanggal 12 Januari sampai 25 Januari 2021, untuk proses penegakan hukum dikordinir langsung oleh Kapolres Garut selaku Wakil Ketua I Satgas meskipun yang melakukan penegakan hukum perda dan perkada itu oleh Satpol PP, tapi kordinasinya langsung oleh Wakil Ketua I Satgas Covid 19 Kapolres Garut di backup oleh Dandim 0611, Kejari Garut dan Ketua Pengadilan Negeri Garut.

” Jadi sekarang komando untuk penegakan hukum, pendisiplinan dilaksanakan kordinasinya oleh Wakil Ketua Satgas, ini hasil SK Bupati tentang pembentukan Satgas Covid 19 yang terbaru” terang Rudy Gunawan.

Sambung Rudy, untuk penanganan di kewilayahan, Rudy memerintahkan kepada Asda I dan Kabag pemerintahan disampaikan penekanan kembali terhadap SK Satgas Covid 19 tingkat kecamatan, Satgas tingkat desa dan Satgas RW, untuk mensosialisasikan melalui camat untuk semakin masif dalam penegakan protokol kesehatan.

” Karena kita akan berada dalam pemberlakuan PSBB, dalam 14 hari ini saya selaku ketua Satgas akan all out untuk melakukan langkah – langkah kongkrit dalam penegakkan protokol kesehatan, saya merasa sedih karena 5 orang di RSUD meninggal dunia akibat Covid 19, setiap hari satu atau dua orang meninggal dunia” ucap Rudy.

Rudy menyampaikan, protokol kesehatan di kabupaten Garut mempunyai rangking yang sangat jelek, kepatuhan terhadap protokol kesehatan di kabupaten Garut kualifikasinya cukup jelek.

” Nah oleh sebab itu maka, penindakan yang harus dilakukan terukur, supaya kerja kita cepat” tegasnya.

Untuk kegiatan yang mengundang kerumunan massa ungkap Rudy, sementara ini agar ditiadakan, kegiatan yang akan berlangsung minggu ini diantaranya pelantikan ketua MUI Garut minta untuk ditangguhkan, gedung – gedung pemerintahan tidak boleh digunakan, perkawinan minta untuk dibatasi seketat mungkin atau ditiadakan.

” Jadi PSBB yang dilaksanakan saat ini akan super ketat, pasukan – pasukan di lapangan sangat menentukan kewibawaan daripada PSBB kali ini” pungkasnya.