BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Rapat Koordinasi Dalam Rangka Implementasi Inmendagri no 35 th 2021 Tentang PPKM Level 4, Level 3, Level 2 Covid 19 di wilayah Jawa dan Bali, di gelar Satuan Tugas ( Satgas ) Covid 19 kabupaten Garut, Rabu 24 Agustus 2021 di kantor Bupati Setda Garut.
Usai Rakor Bupati Garut selaku Ketua Satgas Covid 19 kabupaten mengatakan, ada tiga bahasan yang baru saja di bahas dalam Rakor Forkopimda atau Satgas Covid 19.
” Tiga hal yang subtansial yaitu Sekolah, Pariwisata dan Industri, kami ingin ada optimalisasi dalam PPKM level 2 ini” kata Bupati Rudy Gunawan.
Dikatakan Rudy, di PPKM level 2 Pemkab diperbolehkan untuk membuka kawasan wisata, tapi kawasan wisata itu di asesment dulu supaya tidak menjadi klaster baru.
” Intinya, kami mempersilahkan adanya pembukaan kawasan wisata, nanti protokol kesehatannya akan di asesment oleh tim Satgas dan Dinas yang terkait, termasuk kawasan industri, nanti kita Id Ceklist lah apa aja yang harus disediakan untuk penetapan protokol kesehatannya” ungkap Bupati Rudy.
Untuk ujicoba Pembelajaran Tatap Muka ( PTM ) lanjutnya, sinyalnya cukup bagus, selama sepuluh hari tidak terdapat klaster baru.
” Saya juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua siswa yang mana mereka sudah mendapat kepastian anaknya bisa sekolah lagi dan mereka mendukungnya” ujarnya.
Terakhir mengenai Vaksinasi, Rudy menerangkan, posis kabupaten Garut saat ini baru sekitar kurang lebih 400 ribuan vaksin pertama dari rencana 1,9 juta.
” Jadi untuk vaksin pertama kita baru mencapai 20 persen, itu masih jauh, kendala yang ada saat ini adalah vaksin nya yang kurang, kalau ada 500.000 aja kita selesaikan” pungkasnya.










