Sebanyak 800 Bidan Dibekali Wawasan dan Pengetahuan Oleh Bupati Pandeglang

16.906 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID Pandeglang – Stunting saat ini menjadi permasalahan yang harus disikapi secara serius oleh Pemerintah, baik pusat maupun di Daerah.

Advertisement

Bidan adalah garda terdepan untuk mengantisipasi atau pencegahan terjadinya stunting.

“Bidan garda terdepan untuk mengawal kesehatan ibu dan anak, kasus stunting ini bisa saja terjadi karena bawaan dari sejak janin, yang sangat dominan mencegah stunting adalah para bidan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat,” demikian dikatakan Bupati Pandeglang Irna Narulita pada acara seminar sehari dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-67 tingkat Kabupaten Pandeglang, Selasa 25 September 2018.

Lanjut Irna. Kegiatan hari ini untuk menambah ilmu dan wawasan para bidan, karena organisasi profesi seperti Bidan ini garda terdepan dalam mengawal kesehatan maternal dan neonatal.

” Mudah-mudahan hari ini para Bidan mendapatkan ilmu yang betmanfaat karena Bidan agen perubahan dalam membentuk generasi kuat dan sehat, Saya yakin perjuangan sudah masif, namun sebagai ujung tombak pemerintah dalam pelayanan kesehatan untuk masyarakat, bidan harus terus berjuang demi peningkatan derajat kesehatan di Pandeglang,” papar Irna.

Irna menambahkan, dari semua kasus 415 balita yang sudah mengalami stunting, 135 anak dibawah usia dua tahun, dan 300 anaklainnya dua tahun keatas.

“Ini menjadi tanggung jawab pemerintah dalam pemberian nutrisi, karena kecerdasan mereka sudah tidak dapat di dorong lagi. Tetap stop sampai disini, sekarang bayi yang lahir harus dalam keadaan sehat, dan ini dapat diprediksi oleh para Bidan,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Raden Dewi Setiani mengatakan, bertambahnya usia IBI diharapkan dapat lebih memantapkan keberadaan IBI, peran dan fungsinya sebagai organisasi profesi yang dapat bekerja profesional, dan sekaligus sebagai mitra kerja Dinas Kesehatan.

“Di usia yang cukup matang ini Bidan harus siap mengoptimalkan peran dan kiprahnya, dengan turut mengambil bagian dalam membangun kesehatan dan mendukung semua program Dinas Kesehatan khususnya kesehatan ibu dan bayi,” katanya.

Sementara Ketua IBI Kabupaten Pandeglang Eniyati mengatakan jumlah Bidan di Pandeglang kurang lebih sebanyak 920 orang. Yang hadir pada seminar ini, kata Eni, sebanyak 800 orang Bidan, sisanya melakukan pelayanan di Puskesmas dan Rumah Sakit.

“Bagi temen-temen yang hadir gunakan dan manfaatkan waktu sebaik baiknya untuk menimba ilmu sehingga meningkatkan wawasan dan pengetahuan,” harapnya.

Hadir pada acara ini narasumber DR. Achmad Dimyati Natakusumah, dr. Ari Waluyo, S, P. OG, dr. Tb Rachmat Santika, S. PA. MARS, dan tamu undangan lainnya yaitu Inspektur Inspektorat Iskandar, Kadis Sosial Tati Suwagiharti, Kadis DP2KBP3A Didi, dan Ketua IBI Banten Yani Purwasih.