Selain Jembatan Maktal II, Bupati Garut Rudy Gunawan Resmikan Ini

16.563 dibaca


BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Bupati Garut H Rudy Gunawan menandatangani secara Simbolis 11 Prasasti dari Ribuan Proyek pembangunan inspastuktur tahun anggaran 2018, Rabu 27 Februari 2019 di Jembatan Baru Maktal II, Tarogong Kidul kabupaten Garut, sebelas prasasti yang ditandatangani diantaranya Jembatan Maktal II, Jembatan Ampel, Rehabilitasi Puskesmas Sukaraja, Pembangunan Gedung Perawatan Puskesmas Kersamenak, Gedung Instalasi Farmasi, Peningkatan ruas jalan Limbangan – Margamukti, Peningkatan ruas jalan Bantar peundeuy – Cilaut, Pembangunan Balai Penyuluh Pertanian, Pembangunan / Dam parit desa Cihikeu Bungbulang, pembangunan jalan usaha tani desa.Cinta Karangtengah dan Rehabilitasi Ruang Belajar SDN 2 Cilawu.

Saat ditemui Bupati Garut H.Rudy Gunawan mengatakan peresmian ini menjadi bukti kepada masyarakat Garut atas kinerja Pemkab Garut dalam melaksanakan kegiatan pembangunan di daerah Garut

Advertisement

” Kebanggaan, kebahagiaan dan rasa syukur yang saya rasakan tersebut, terutama terkait dengan terwujudnya secara nyata komitmen pemerintah daerah, dalam rangka peningkatan fasilitas yang akan dimanfaatkan bagi kepentingan pelayanan publik maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat.” Ujar Bupati Garut.

Bupati Rudy Gunawan berharap, agar seluruh proyek pembangunan infrastruktur tahun Anggaran 2018 yang pada hari ini diresmikan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kabupaten Garut.

” Semoga pembangunan yang sudah dilaksanakan ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terlepas dalam pengerjaannya dilapangan ada yang merasa puas atau tidak, tetapi ke depan kita akan berupa lebih baik lagi” harapa Bupati Garut.

Sambung Rudy, semua pekerjaan yang telah dilaksanakan diakuinya sangat jauh dari kata memuaskan, tetapi apapun kecurangan dan ketidak profesionalnya pemborong jangan membuat kita menjadi lemah.

” Justru ini akan menjadi pendorong kita agar lebih hati – hati dalam memberikan pekerjaan kepada pengusaha secara seletif, jangan seperti pemborong yang melaksanakan kegiatan pengerjaan Pasar Leles yang ternyata kere ( Tidak bermodal )” ujarnya.

Lanjutnya, Pemborong – pemborong yang di luar Garut ternyata tidak menjamin profesional dalam kinerjnya.

” Untuk itu, ke depan kita akan upayakan proyek – proyek yang ada di kabupaten Garut dilaksanakan oleh pengusaha lokal, dengan kualifikasi sesuai aturan, nanti kita komunikasikan dengan Kadin Garut”, pungkasnya

Hadir dalam kegiatan tadi kepala Badan kordinasi pemerintah dan pembangunan wilayah IV, Wakil Bupati Garut, Dandim 0611/Garut Letkol Inf Asyraf Aziz, para pejabat dilingkungan pemerintah kabupaten Garut,sekda kabupaten Garut. Para alim ulama, pimpinan parpol, OKP dan para tokoh masyarakat.