Sering Pemadaman, Warga Minta Pimpinan PLN Garut Dicopot

12.602 dibaca

GARUT, BuanaJabar.com – Pemadaman yang secara tiba tiba Oleh PLN Garut terjadi di Garut Selatan sangat merugikan masyarakat. seperti yang terjadi di Kecamatan Pameungpeuk dan Bungbulang hampir dalam satu hari 3 sampai 4 kali pemadaman yang tiba tiba tanpa ada pemberitahuan dan kejelasan dari pihak PLN Garut

Martini (32) warga kampung Bungbulang Desa Padahurip Kecamatan Banjarwangi membenarkan sering terjadi pemadaman secara tiba tiba dan dirinya sangat terganggu dengan pemadaman PLN yang tiba tiba

Advertisement

” Kami kecewa dengan PLN ” ungkapnya.

Pemadaman listrik juga terjadi di Kecamatan Pameungpeuk Garut Selatan sudah 4 hari kebelakang satu kecamatan gelap gulita tanpa ada penerangan sama sekali jelas Guntur, warga disana

” Saya mengharapkan PLN jangan ada lagi pemadaman ke wilayah selatan karena kami dipelosok jangan ada diskriminasi dong ” kata Guntur kesal.

Tak hanya di Garut Selatan, pemadaman listrik juga terjadi di wilayah Garut Utara. Sabtu kemarin PLN memadamkan listrik dalam interval waktu yang panjang. Sedikitnya dalam 1 hari warga harus pasrah merasakan pemadaman listrik sebanyak lebih dari 5 kali.

” PLN teh teu gableg ka era. Ari mayar telat nagihna siga naon, ari maranehna mareuman sangenahna. Geus pecat pimpinan nana ( PLN gak punya malu,kalau kami telat bayar nagihnya kayak apa,kalau matiin listrik seenaknya. Udah pecat aja pimpinannya ) ” Kata Entin, warga Cibatu Garut.

Sementara itu, Kamil warga Cirapuhan Garut mengungkapkan kekesalan yang sama.

” Unggal ngadu loba alesan. Alesanna eta keneh eta keneh . Ngaruksak kana elektronik. Eta PLN rek ngagantian moal ?? . Di dieu mah pareum listrik teh geus teu ka itung, mineung . Hampir unggal poe ( setiap mengadu banyak alasan. Alesannya sama. Merusak barang elektronik, PLN mau ganti gak (kalau rusak ). Disini pemadaman hampir terjadi tiap hari ” Kata Kamil kesal.

Sampai berita ini diturunkan PLN belum memberikan jawaban. BuanaJabar.com coba hubungi humas PLN Area Garut melalui sambungan telpon, namun tidak dijawab . Media massa sendiri sering memberitakan terkait ketidakprofesionalan PLN Garut dalam melayani masyarakat, namun sepertinya BUMN ini tidak kunjung lakukan perubahan.