SMA Negeri 3 Sumedang Evaluasi Sistem Belajar Daring

3.315 dibaca
SMA Negeri 3 Sumedang Evaluasi Sistem Belajar Daring

BUANAINDONESIA.CO.ID, SUMEDANG –
Sekolah menengah atas negeri 3 Sumedang Jawa Barat telah laksanakan evaluasi internal secara menyeluruh terkait pelaksanaan sistem belajar daring.

Dalam evaluasi tersebut, para wali kelas melaporkan serta mendata kekurangan para siswa terhadap kegiatan sistem belajar daring, penelusuran permasalahan yang paling utama adalah Tidak semua siswa memiliki fasilitas yang menunjang kegiatan belajar jarak jauh ini. Koneksi lemah dan handphone yang tidak mumpuni.

Advertisement

Baca juga : Viral di Media Sosial Anak Muda Mainkan Alat Musik Seadanya

Pihak sekolah selanjutnya akan menindak lanjuti berbagai macam pelaporan terkait kekurangan kekurangan yang terjadi, diantaranya menyikapi absensi siswa yang jarang terlihat mengikuti kegiatan belajar secara daring akibat tidak terjangkau koneksi, sebagai langkah awal pihak SMA 3 akan menunjuk titik koordinat berkumpul bagi para siswa yang tempat tinggalnya tidak terdapat koneksi jaringan.

Baca juga : Langkah Jadi Conten Creator Hingga Banyak Dapat Dolah

Eddy Sumardie.S.Pd kepala sekolah SMAN 3 Sumedang mengatakan, Evaluasi internal pelaksanaan sistem belajar secara daring ini memang sudah menjadi agenda sekolah, dengan adanya evaluasi segala kekurangan yang terjadi dengan sistem belajar ini dapat segera diperbaiki dan ditingkatkan.

” Kami akan perbaiki semua sistem belajar secara daring, supaya para siswa-siswi dapat melaksanakannya dengan baik,” paparnya, Kamis 30 Juli 2020

Baca juga : Resep Cara Membuat Mie Ayam Enak 

Masih kata Eddy, dampak akibat wabah pandemi covid memang sangat terasa oleh seluruh masyarakat sehingga kemampuan secara ekonomi banyak yang merosot, banyak hal yang harus kita pertimbangkan terkait kendala belajar diantaranya kemampuan ekonomi dan koneksi jaringan.

“Kami berusaha memberikan pelayanan yang terbaik untuk seluruh siswa, Evaluasi Ini juga berlaku bagi para pendidik atau guru yang mengemban tugas,” pungkasnya.