SMA Negeri Conggeang Terus Berbenah

16.405 dibaca

Namapk Kepala Sekolah SMA Negeri Conggeang sedang melihat Situasi lingkungan Sekolah

BUANAINDONESIA.CO.ID,SUMEDANG-
Guna mempersiapkan kegiatan belajar secara tatap muka sekolah menengah atas negeri Conggeang terus melakukan pembenahan sarana pra sarana sekolah termasuk pembenahan lingkungan sekolah, semua ruangan di lingkungan sekolah secara rutin dibersihkan serta disemprot dengan disinfektan sesuai arahan protokoler covid 19.

Advertisement

Berkaitan dengan penataan lingkungan, sekolah menengah atas negeri Conggeang juga akan membuat taman air untuk menambah keasrian lingkungan, dengan lokasi sekolah yang berada di daerah pegunungan kualitas udara di SMAN Conggeang memang masih bersih jauh dari polusi, sehingga masih banyak pepohonan yang terlihat sejuk dan memanjakan mata.

Uus Usman, S.Pd., M.Si. kepala sekolah menengah atas negeri Conggeang mengatakan, walaupun para siswa sekarang melaksanaan kegiatan belajar secara daring namun kami harus mempersiapkan sarana pra sarana untuk kelengkapan standar protokoler covid di lingkungan pendidikan, kelengkapan standar protokoler di sekolah kami sudah mencapai 90% , yang belum kami lengkapi adalah dokter siaga di sekolah sedangkan sisanya sudah kami lengkapi semua.Ucapnya.Kamis, 24 September 2020.

” Walaupun para siswa belum masuk sekolah, kami secara rutin terus melakukan pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah, kesiapan kami dalam melaksanakan kegiatan mengajar secara tatap muka sudah sepenuhnya siap”

Lebih lanjut Uus Usman menjelaskan, dalam mendukung suksesnya pelaksanaan program belajar secara daring, kami juga sudah meningkatkan kapasitas jaringan internet dua kali lipat, sehingga para siswa tidak terkendala jaringan internet, walau sistem belajar secara daring kami tetap mengawasi seluruh siswa secara ketat, alhasil ditemukan siswa yang tidak pernah mengikuti pembelajaran daring, namun setelah team guru melakukan kunjungan ke rumah siswa bersangkutan diketahui bahwa siswa tersebut tidak memiliki handphone, sebagai solusi agar siswa tersebut dapat mengikuti pembelajaran secara daring saya memberikan handphone pribadi saya kepada siswa tersebut.

” Dengan adanya sistem belajar secara daring serta program visitasi ke rumah, kami pihak sekolah menjadi lebih dekat dengan masyarakat ” Kilahnya.